Kobarkan Semangat Menolak Menyerah, Kompetisi Olahraga Siswa Nasional Digelar Daring

Kompas.com - 16/11/2020, 21:52 WIB
Pelaksanaan Kompetisi Olahraga Siswa Nasional 2020 terbagi berdasarkan jenjang siswa yaitu untuk jenjang SD dan SMP tanggal 2?7 Desember 2020, sedangkan jenjang SMA dan SMK tanggal 16?21 November 2020. DOK. PUSPRESNAS 2020Pelaksanaan Kompetisi Olahraga Siswa Nasional 2020 terbagi berdasarkan jenjang siswa yaitu untuk jenjang SD dan SMP tanggal 2?7 Desember 2020, sedangkan jenjang SMA dan SMK tanggal 16?21 November 2020.

KOMPAS.com - Kompetisi Olahraga Siswa Nasional atau KOSN 2020 tetap digelar di tengah pandemi global 2020. Melalui gelaran ini diharapkan mampu menyalakan semangat siswa untuk menolak menyerah di bidang olah raga.

Pada tahun ini, KOSN yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbud mengangkat tema "Melejitkan Talenta dan Prestasi Olahraga di Masa Pandemi".

Dalam pembukaan KOSN 2020 (16/11/2020), Dirjen PAUD dan Pendidikan Dasar Menengah (PAUD Dikdasmen), Jumeri, menyampaikan semangat para siswa yang memiliki potensi dan talenta di bidang olah raga tidak dapat dipadamkan begitu saja.

"Oleh sebab itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan diskusi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan stakeholder lainnya untuk tetap melaksanakan Kompetisi Olahraga Siswa walau secara daring," jelas Jumeri.

Kompetisi yang pada tahun-tahun sebelumnya bernama Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) ini menjadi salah satu rangkaian lomba yang dilaksanakan pada bulan Olahraga dan Kesehatan Jasmani dan diikuti siswa jenjang SD hingga SMA/SMK.

Akibat dampak pandemi, KOSN 2020 dilaksanakan secara daring dan hanya menggelar 2 cabang olah raga meliputi karate dan pencak silat.

Baca juga: Ketua LIPI: Siswa, Jadikan Pandemi Covid-19 sebagai Peluang Eksplorasi

Antusiasme peserta KOSN 2020

"Saya sungguh berbahagia dapat menyapa para atlet muda Indonesia di bidang pencak silat dan karate yang ikut serta dalam KOSN 2020. Selamat kepada kalian yang selalu telah berjuang, bersemangat belajar dan membangun eksistensi diri melalui aktivitas-aktivitas positif," ujar Jumeri saat membuka acara.

Ia menambahkan, "melihat semangat kalian untuk terus berlatih dan berupaya keras mengikuti kompetisi ini, sungguh luar biasa. Kegiatan olahraga kita tidak boleh berhenti karena Covid-19."

"Namun, kita tetap harus bekerja sama untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona," tambah Jumeri mengingatkan.

Meski dilaksanakan secara daring, jumlah siswa mendaftar pada seleksi provinsi mencapai 2.628 siswa SD dan SMP serta 5.541 siswa SMA dan SMK. Jumlah ini merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah pelaksanaan seleksi KOSN tingkat provinsi.

"Selama latihan secara virtual, diperhitungkan persiapan fisik setiap hari. Harapannya dapat menampilkan yang terbaik dan membuat bangga provinsi dan meraih gelar juara," ungkap Nayla Rizki Az-Zahra, peserta lomba pencak silat asal Bengkulu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X