Ruangguru Bantu Ketimpangan Pendidikan lewat RuangPeduli

Kompas.com - 10/11/2020, 16:40 WIB
Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru, Belva Devara saat acara launching Ruangpeduli. Webinar Launching RuangpeduliPendiri dan Direktur Utama Ruangguru, Belva Devara saat acara launching Ruangpeduli.

KOMPAS.com - Ruangguru resmi meluncurkan platform Ruangpeduli, yang menghubungkan pemberi dan penerima bantuan sosial pendidikan di masa pandemi Covid-19.

Nantinya, semua kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Ruangguru yang sudah berjalan dan yang akan datang akan dipusatkan di Ruangpeduli.

Baca juga: RuangGuru: Masuk PTN Makin Sulit, Perlu Ketekunan dan Kerja Keras

Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru, Belva Devara mengatakan, lewat situs web ruangpeduli.org, Ruangguru mengajak mitra individu dan lembaga untuk ikut serta berkontribusi menyelesaikan berbagai tantangan pendidikan.

Para mitra, kata Belva, dapat menyalurkan bantuan akses, dukungan fasilitas belajar, serta konten pendidikan yang berkualitas.

Masyarakat juga dapat mengajukan penggalangan bantuan pendidikan bagi pihak yang berhak menerimanya. Keabsahan informasi pihak yang menggalang donasi dan penerima bantuan pendidikan menjadi prioritas.

Ruangpeduli memiliki manajemen platform yang tersentralisasi, terkurasi, dan terverifikasi, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi setiap donatur yang peduli.

"Kondisi pandemi makin memperbesar tantangan pendidikan. Dengan ruangpeduli, kami yakin gerakan peduli pendidikan bisa lebih terstruktur dan kolaboratif. Harapannya, ada lebih banyak individu dan lembaga bisa berkontribusi untuk pendidikan Indonesia," ucap Belva dalam launching Ruangpeduli secara online, Selasa (10/11/2020).

Belva menegaskan, melalui ruangpeduli.org, individu maupun lembaga dapat mengajukan program sosial pendidikan yang membutuhkan bantuan.

Masyarakat dapat membantu berbagai program misalnya, membantu perbaikan atap SMPN 1 Amurang, penyediaan gawai internet bagi guru dan pelajar di SMPN 1 Sambeng Lamongan, memberikan beasiswa bagi anak putus sekolah, dan lainnya.

"Seluruh biaya tata kelola platform menjadi bagian dari CSR Ruangguru. Di dalam platform ini, kami juga tidak menerima dana sepeser pun dan tidak mengambil komisi dalam bentuk apapun. Ruangguru juga akan turut membantu beberapa program terpilih," ucap Belva.

Dia menyebutkan, sudah ada beberapa program pendidikan telah berlangsung melalui kerja sama dengan para mitra, seperti program beasiswa pelatihan guru, beasiswa pendampingan siswa, pembelajaran intensif untuk siswa putus sekolah, dan akses gratis ke konten pendidikan.

Baca juga: Adaro Energy Buka Lowongan Kerja Lulusan SMA dan SMK

"Ribuan guru, siswa, dan pelaku pendidikan lainnya berpartisipasi dalam program-program ini termasuk yang berada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar)," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X