Kompas.com - 01/11/2020, 23:30 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang siap mendorong Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember berubah status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Dorongan itu berupa pemberian izin bila nantinya IAIN Jember ingin membuka kampus II di Lumajang.

"Kami siap dijadikan laboraturium pendidikan. Jika nantinya IAIN Jember ketika menjadi UIN ingin membuka Fakultas Kedokteran di Kampus II di Lumajang," ucap Bupati Lumajang Thoriqul Haq melansir laman IAIN Jember, Minggu (1/11/2020).

Baca juga: Kemenag Usul 864.840 Guru Non-PNS Dapat Subsidi Gaji

Dari rencananya, kata dia, Kampus II itu akan berada di kawasan Kecamatan Senduro. Dia berharap, bila memang ada Fakultas Kedokteran di Kampus II, maka rumah sakit di daerah Lumajang, yakni RS dr Haryoto bisa dijadikan rumah sakit pendidikan.

Ketika adanya rumah sakit pendidikan, dia optimis bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah Lumajang. Paling terpenting bisa meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Lumajang.

"Kami sudah usulkan lahan seluas 50 hektar untuk dijadikan kampus II bagi IAIN Jember bila nanti menjadi UIN," ucap pria yang akrab disapa Cak Thoriq ini.

Rektor IAIN Jember Babun menyambut positif atas dukungan yang diberikan Bupati Lumajang. Dukungan itu akan menjadi penyemangat dalam memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

"Apalagi nantinya juga kami akan membuka Kampus II di Kabupaten Lumajang. Jadi dukungan yang diberikan sangat bermanfaat," jelas Babun.

Belum lama ini, Babun mengaku, IAIN Jember telah melantik tiga pejabat baru. Adapun tiga orang pejabat yang dilantik yakni Zainal Anshari sebagai Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Ahmadiono sebagai Ketua Program Studi Studi Islam Program Pasca Sarjana, dan Abdul Wahab sebagai Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam Fakultas Syariah.

Babun meminta kepada tiga orang pejabat yang baru dilantik, agar bekerja dengan baik, dan memberikan kemampuan terbaik kepada lembaga. Apalagi usia tiga pejabat baru tersebut masih tergolong muda, sehingga bisa bekerja cepat dan mampu memberikan yang terbaik.

Baca juga: Selain Soal Vaksin, Pemerintah Diminta Selamatkan Pengangguran

"Dalam waktu dekat, kita akan beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Untuk itu, kerahkan segala kemampuan agar kampus ini semakin baik," harapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.