Kompas.com - 24/10/2020, 22:56 WIB

KOMPAS.com - Berdasarkan roadmap pengembangan kampus, IAIN Kudus siap bertransformasi menjadi UIN di tahun 2024. Sinergi antar stakeholders, termasuk dengan alumni menjadi keharusan.

Hal ini dikatakan Wakil Rektor Bidang Akademik IAIN Kudus Supa'at mewakili Rektor saat membuka acara Simposium Kemahasiswaan dan Alumni di Auditorium Kampus FTIK IAIN Kudus, pada Jumat, 23 Oktober 2020.

Baca juga: Pemprov dan MUI Sulut Dorong IAIN Manado Berganti Status UIN

"Sejarah IAIN Kudus dari mulai menjadi bagian dari IAIN Walisongo Cabang Kudus, berubah menjadi STAIN dan kini bersiap menjadi UIN. Kita mempunyai sejarah panjang yang menjadi energi dan bekal menuju UIN," ucap Supaat melansir laman Kemenag, Sabtu (24/10/2020).

Supa’at melanjutkan, IAIN Kudus sedang berbenah, salah satunya memenuhi persyaratan lahan untuk membangun beberapa sarana pendidikan yang dibutuhkan. Ini tentunya membutuhkan dukungan dari Kemenag.

Alumni adalah mitra penting kampus

Kepala Biro Perencanaan Kemenag, Ali Rokhmad mengatakan, alumni adalah mitra penting dalam pengembangan kampus sekaligus penghubung kepada dunia luar, termasuk dunia kerja.

Terkait transformasi UIN, Ali Rokhmat mengingatkan agar IAIN Kudus berpedoman pada Rencana Strategis yang telah dicanangkan.

"Sebagai alumni dan juga aparatur Kementerian Agama, saya setuju IAIN Kudus berubah menjadi UIN," ucap Ali.

IAIN Kudus harus menjaga kualitas

Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Ruchman Basori menjelaskan, sebelum menjadi UIN, hal terpenting yang harus dijaga adalah komitmen IAIN Kudus pada kualitas, mulai dari akreditasi kelembagaan dan prodi, penelitian, dan juga kualitas pembelajaran.

"Bukti pada komitmen kualitas adalah lahirnya profil alumni yang diperhitungkan oleh publik, tidak semata-mata diterima di berbagai pasar kerja," tegas Ruchman.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Kudus, Ihsan menambahkan, IAIN Kudus terus berupaya memperbaiki kualitas, agar bisa segera beralih status menjadi UIN.

Baca juga: UIN Bandung Beri Gelar Doktor Kehormatan untuk Komjen (Purn) Syafruddin

"Sinergi antara IAIN dengan alumni sangat penting agar mempercepat tranformasi kelembagaan menjadi UIN, agar memperoleh kontribusi pemikiran, khususnya untuk dunia kerja," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.