Kompas.com - 21/10/2020, 21:49 WIB

KOMPAS.com - Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) berkomitmen mempersiapkan mahasiswa yang siap kerja dan memiliki kompetensi di dunia industri. Maka dari itu, Politala tengah menjaring lulusan terbaik dari pesantren untuk bisa berkuliah di Politala, selain yang datang dari sekolah formal.

Salah satu bukti keseriusan dalam hal tersebut, Politala mengadakan penandatanganan kerjasama dengan dua Yayasan, yakni Yayasan Nurul Muhibbin dan Yayasan Nurul Hijrah Tanah Laut yang di selenggarakan di Ruang Karet Gedung M. Nuh Politala, pada Rabu (21/10/2020). Penandatangan dilakukan oleh Direktur Politala Mufrida Zein dengan perwakilan kedua Yayasan.

Baca juga: Politeknik Negara Ketapang Bangun Vokasi dari Desa

"Penandatanganan kerjasama ini memang sangat kami nantikan, karena saya lihat lulusan dari pesantren juga memiliki potensi yang baik untuk nantinya dapat berkuliah di Politala dan menjadi ahli madya yang unggul dan berkompeten," kata Mufrida Zein melansir laman Politala.

Pada kesempatan yang sama, Dewan Penyantun Politala Politala Sihabuddin Chalid mengapresiasi langkah kerjasama ini. Pasalnya, lulusan dari pesantren memiliki kepribadian yang lebih mandiri dibanding dengan lulusan dari sekolah formal.

"Mereka dari pesantren sudah mendapat pendidikan yang lebih disiplin dan lebih teratur," ungkap Sihabuddin.

Ketua Yayasan Nurul Hijrah Mukri Yunus mengaku bangga dengan adanya kerjasama ini. Apalagi, Politala merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Tanah Laut.

"Semoga dengan kerjasama ini kita dapat melahirkan lulusan generasi muda yang tidak hanya memiliki iman dan taqwa yang baik, tapi juga memiliki ilmu teknologi yang baik," ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Pesantren Indonesia Regional Kalimantan Selatan.

Baca juga: Ketika Anak Driver Gojek Peroleh Beasiswa di Politeknik Unggulan

Pada acara penandatanganan, hadir juga Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Politala Tekad Budiantoro, Dewan Pengawas Yayasan Nurul Muhibbin Ustadz Agus Suhada, Ketua Yayasan Nurul Hijrah KH. Mukri Yunus, staf tenaga kependidikan dan dosen Politala. Kegiatan acara ini ditutup dengan doa dan foto bersama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.