Polines Ciptakan Pengering Gabah untuk Kelompok Tani Sidomulyo

Kompas.com - 19/10/2020, 22:18 WIB
Ilustrasi petani DOKUMENTASI HUMAS KEMENTANIlustrasi petani

KOMPAS.com - Politeknik Negeri Semarang ( Polines) membantu gabungan kelompok tani (Gapoktan) Desa Sidomulyo, Jawa Tengah, dalam menciptakan alat pengering gabah. Langkah itu dilakukan demi hasil tani yang diperoleh bisa lebih maksimal.

Kegiatan ini merupakan program kemitraan masyarakat yang didanai oleh Kemenristek dan Dikti. Pelaksanaan kegiatan ini dijalankan oleh dosen Polines, yakni Syahid, Eng Sidiq Syamsul Hidayat dan Fatchun Hasyim.

Baca juga: Politeknik Negeri Lampung Kembangkan Komoditas Edamame

"Ini merupakan langkah memberikan solusi kepada Gapoktan di desa tersebut. Kami bantu masyarakat dengan memberikan teknologi pengering gabah," kata Syahid yang merupakan Ketua dari kegiatan ini, seperti melansir laman Polines, Minggu (18/10/2020).

Syahid menjelaskan, tim dari kegiatan program ini memberikan bantuan alat pengering padi yang bisa bekerja selama 24 jam, dengan menggunakan sumber energi listrik dan pemanas dari gas.

Tim juga, kata Syahid, memberikan pelatihan pemasangan dan pengoperasian alat pengering kepada anggota Gapoktan, agar bisa mandiri menggunakan dan mengoperasikan alat pengering tersebut.

Dengan alat pengering ini, sambung dia, tentunya diharapkan akan memberikan dampak ekonomis berupa waktu pengeringan, area pengeringan dan biaya pengeringan.

"Fokus dan sasaran kegiatan kami ini Gapoktan dalam aplikasi dan implementasi teknologi pengering gabah. Kita harapkan langkah ini dapat dilanjutkan dan dikolaborasikan dengan pihak-pihak terkait," jelas dia.

Belum lama ini, mahasiswa Polines mengikuti UKM Polytechnic English Conversation Club (PECC), tujuannya agar mahasiswa lebih percaya diri dalam berbahasa inggris. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan UKM PECC sebagai fasilitator sekaligus organisasi bahasa Inggris di Polines kepada mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021.

Baca juga: Politeknik Negeri Cilacap Bantu Petani Maos Lewat Pompa Energi PLTS

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Officer UKM PECC periode 2020/2021 dan juga 200 mahasiswa Politeknik Negeri Semarang. Karena masa pandemi belum berakhir maka kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X