Rektor Universitas Andalas Wajibkan Tes Swab bagi Dosen hingga Satpam

Kompas.com - 19/10/2020, 08:45 WIB
Ilustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19. Shutterstock/Pordee AomboonIlustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19.

KOMPAS.com - Rektor Universitas Andalas ( Unand) Yuliandri mewajibkan seluruh dosen, tenaga kependidikan, cleaning service, petugas keamanan atau satpam, dan sebagainya melakukan tes swab di Rumah Sakit Unand.

"Pelaksanaan tes swab sebagai upaya untuk mencegah penularan di lingkungan unit kerja," kata Yuliandri dalam keterangannya, melansir laman Unand, Minggu (18/10/2020).

Baca juga: Prasmul: 3 Tantangan Besar Pemerintah di Pandemi Covid-19

Yuliandri menyebutkan, pelaksanaan tes swab akan dikoordinasikan oleh bidang atau fakultas masing-masing di Rumah Sakit Unand, paling lambat sampai 23 Oktober 2020.

Rektor Unand juga memperpanjang pelaksanaan sistem kerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di lingkungan Unand. Perpanjangan itu mulai dari 9 - 23 Oktober 2020.

"Perpanjangan itu dikecualikan untuk tenaga sopir, teknisi, keamanan, kebersihan lapangan, cleaning service tetap bekerja seperti biasa dan dikoordinasikan oleh atasan langsung yang bersangkutan," jelas dia.

Peningkatan kasus di Indonesia

Jumlah kasus penularan Covid-19 di Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2020, pukul 12.00 WIB, tercatat mencapai 4.105 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan jumlah kasus menjadi 361.867 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Dalam sehari, ada penambahan 3.732 pasien Covid-19 yang sembuh dan dinyatakan tidak lagi terinfeksi virus corona.

Mereka dianggap sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang memperlihatkan negatif virus corona. Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang sembuh ada 285.324 sejak awal pandemi.

Baca juga: Kemenag Salurkan Bantuan ke 8 Pesantren Terkonfirmasi Covid-19

Sementara data positif di Sumatera Barat mencapai 10.963 kasus, dari posisi 10.680 per tanggal 17 Oktober 2020. Sedangkan yang dinyatakan sembuh dan meninggal masing-masing ada 5.863 kasus dan 189 kasus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X