Sakit Gigi? Ini 3 Tips Obati Sendiri dari Dosen FKG Unpad

Kompas.com - 18/10/2020, 17:34 WIB
Ilustrasi sakit gigi Ilustrasi sakit gigi
|

KOMPAS.com - Selama pandemi Covid-19, masyarakat diimbau untuk tetap beraktivitas dari rumah. Seperti bekerja, belajar, dan beribadah.

Tentu hal ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Namun, bagaimana jika seseorang sakit gigi?

Sakit gigi sudah umum terjadi di masyarakat. Biasanya, seseorang akan pergi ke dokter gigi. Tapi karena pademi ini, banyak dokter gigi yang tidak membuka praktik.

Ataupun kalau buka, maka pasien akan dibatasi jumlahnya. Alasannya, dokter gigi merupakan profesi yang rentan tertular Covid-19.

Baca juga: Guru Besar Unpad: Ini Strategi Pemulihan Ekonomi dari Jurang Resesi

Karena itu, pembukaan praktik dilakukan pembatasan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Paling tidak harus menerapkan menggunakan masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan dengan air mengalir (3M). 

Tak heran jika ada penumpukan antrean pasien yang pergi ke dokter gigi. Lantas, apakah ada solusi jika seseorang sakit gigi?

3 tips obat sendiri sakit gigi

Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran ( Unpad) Elizabeth Fitriana Sari, drg., Sp.PM., memberikan tips.

Untuk mengobati sakit gigi pada masa pandemi, ada beberapa tips dari drg. Fitri:

1. Tips pertama adalah minum obat antinyeri atau analgetik. Tentunya, pasien dipastikan tidak alergi terhadap obat jenis ini.

Obat antinyeri seperti Paracetamol, Ibuprofen, hingga Asam Mefenamat bisa diminum untuk meredakan sakit gigi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X