1.108 Mahasiswa Siap Terjun Jadi Duta Perubahan Perilaku Covid-19

Kompas.com - 13/10/2020, 16:22 WIB
Duta Mahasiswa untuk Perubahan Perilaku pencegahan Covid-19 Dok. KOMPAS.com/AYUNDA PININTA KASIHDuta Mahasiswa untuk Perubahan Perilaku pencegahan Covid-19

KOMPAS.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas PC19) bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud), dan Kementerian Agama segera menerjunkan 1.108 mahasiswa dari 72 perguruan tinggi dalam program Duta Mahasiswa untuk Perubahan Perilaku pencegahan Covid-19.

Program ini mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk berpartisipasi dalam aksi pencegahan Covid-19 di masyarakat.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut, sebanyak 17 persen atau sekitar 44,9 juta orang Indonesia kini masih memiliki persepsi tak akan terinfeksi Covid-19.

Persepsi tersebut membuat seseorang cenderung tidak melakukan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Baca juga: Pro Kontra UU Cipta Kerja, Ini 7 Sikap Forum Rektor Indonesia

"Tugas kitalah yang harus memberi penjelasan kepada masyarakat bahwa Covid itu nyata, bukan konspirasi. Lebih dari 35 juta orang terpapar Covid di dunia, di Indonesia lebih dari 350.000 orang, yang meninggal mendekati 12.000 orang," papar Doni dalam konferensi video program Duta Mahasiswa untuk Perubahan Perilaku, Selasa (13/10/2020).

Duta Mahasiswa nantinya akan langsung terjun ke masyarakat dan bertugas untuk mengampanyekan pentingnya menjaga protokol kesehatan dan memberikan input terkait seberapa banyak masyarakat yang telah menjalankan protokol kesehatan.

Mahasiswa berbekal aplikasi

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covud-19 Sonny Harry B. Harmadi mengatakan, teman-teman mahasiswa yang bertugas di lapangan akan terhubung dengan aplikasi terkait kegiatan apa saja yang dilakukan, edukasi apa saja yang diberikan, hingga bagaimana masyarakat menerapkan 3M.

Baca juga: Asesmen Nasional Pengganti UN, Kemendikbud: Tidak Semua Siswa Ikut

"Melalui aplikasi itu kita tahu mahasiswa sudah melakukan apa, apakah masyarakat sudah menjalani protokol atau belum," paparnya.

Diharapkan, melalui aksi langsung, mahasiswa bisa mengajak lebih banyak masyarakat untuk menerapkan 3M sebagai langkah penting pencegahan Covid-19.

"Hasil penelitian dan data dari sejumlah negara menunjukkan bahwa pakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dapat menurunkan angka penularan cukup tinggi," jelasnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X