Kemendikbud Umumkan Peserta dan Waktu Pengerjaan Asesmen Nasional

Kompas.com - 13/10/2020, 08:12 WIB
Video penjelasan mengenai Asesmen Nasional yang diunggah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ke akun Instagram resminya pada Senin (12/10/2020). DOK. INSTAGRAM KEMDIKBUD.RIVideo penjelasan mengenai Asesmen Nasional yang diunggah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ke akun Instagram resminya pada Senin (12/10/2020).

KOMPAS.com – Pada Senin (12/10/2020), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai siapa saja peserta dan berapa lama waktu pengerjaan Asesmen Nasional 2021.

Lewat Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kemendikbud merancang Asesmen Nasional yang terdiri dari 3 aspek, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum, Survei Karakter, serta Survei Lingkungan Belajar.

Sebagai program nasional yang menggantikan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN), Asesmen Nasional memiliki tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret masukan (input), proses, dan luaran (output) pembelajaran.

Baca juga: Guru, Ini Jadwal Webinar Kemendikbud Keterampilan Mengajar Abad 21

Berbeda dengan USBN, hasil dari Asesmen Nasional tidak ditujukan untuk murid secara individu.

Akan tetapi, laporan asesmen ini ditujukan untuk tataran sekolah dan daerah.

“Laporan ini digunakan sebagai alat refleksi sekolah untuk perbaikan pembelajaran di sekolah,” jelas Kemendikbud lewat akun Instagram resminya.

Laporan dari Asesmen Kompetensi Minimum atau AKM juga tidak bisa digunakan untuk memberi sekolah peringkat.

Pasalnya, tujuan utama AKM adalah mempersiapkan penerus bangsa untuk mampu menghadapi abad 21.

Keterampilan abad 21

Menurut Kemendikbud, peserta didik harus dibekali dengan konsep kecakapan hidup abad ke-21 yang dibagi menjadi tiga keterampilan.

Ketiga keterampilan tersebut ialah keterampilan belajar dan inovasi, keterampilan menggunakan dan memanfaatkan teknologi media informasi, serta kecakapan hidup untuk bekerja dan berkontribusi kepada masyarakat.

“Salah satu prasyarat untuk mewujudkan kecakapan hidup abad 21 adalah kemampuan literasi,” imbuh Kemendikbud.

Oleh karena itu, AKM dirancang untuk literasi membaca dan literasi matematika atau yang disebut dengan numerasi.

Peserta AKM

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X