Belajar Perkembangan Komik dan Animasi lewat "Why? Comic and Animation"

Kompas.com - 12/10/2020, 11:45 WIB
Salah satu seri komik pendidikan best seller di Indonesia, yakni Why? Series, diterbitkan Penerbit Elex Media Komputindo merilis Why? Comic and Animation yang membahas tentang komik dan animasi. DOK. ELEX MEDIA KOMPUTINDOSalah satu seri komik pendidikan best seller di Indonesia, yakni Why? Series, diterbitkan Penerbit Elex Media Komputindo merilis Why? Comic and Animation yang membahas tentang komik dan animasi.

Oleh: Dina Chandra | Editor Komik Pendidikan Elex Media Komputindo

KOMPAS.com - Salah satu hiburan yang sangat disenangi anak-anak adalah komik dan animasi. Tidak hanya anak-anak, bahkan orang dewasa pun sering membaca komik atau menonton animasi untuk mengisi waktu luang atau dijadikan hobi.

Jenis komik dan animasi saat ini pun sudah beragam, untuk komik ada comic strip, komik majalah, webtoon, dan lain-lain, sedangkan untuk animasi ada animasi sel, animasi 2D, animasi 3D, dan lain sebagainya.

Namun, apakah komik dan animasi pertama di dunia bentuk dan tampilannya sama dengan komik dan animasi yang kita nikmati sekarang? Jawabannya adalah tidak.

Komik dan animasi mengalami sejarah panjang sebelum menghasilkan bentuk yang kita nikmati saat ini.

Membahas komik dan animasi dengan menyenangkan

Salah satu seri komik pendidikan best seller di Indonesia, yakni "Why? Series", yang diterbitkan Penerbit Elex Media Komputindo merilis "Why? Comic and Animation" yang membahas tentang komik dan animasi.

Baca juga: Why? Series, Komik Pendidikan dengan Penjualan Lebih dari 2 Juta Eksemplar

 

Buku ini diterbitkan pada 15 Mei 2018 di Korea Selatan oleh penerbit YeaRimDang, dan berhasil masuk ke dalam daftar TOP 100 buku anak-anak selama 5 minggu di salah satu online bookstore di Korea Selatan.

Di Indonesia sendiri, buku ini diterbitkan pada tanggal 7 Oktober 2020.

Buku ini menceritakan tentang Omji yang menemukan buku ajaib di ruang kerja ayahnya. Buku ini berisi mantra ajaib yang bisa membuat karakter komik di sketsa menjadi hidup.

Berkat buku ini, Omji bertemu dengan Komji dan Morpheus, yang merupakan karakter komik yang dibuat oleh ayahnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X