Kompas.com - 08/10/2020, 22:43 WIB
Ilustrasi Jepang - Osaka Castle. SHUTTERSTOCKIlustrasi Jepang - Osaka Castle.

KOMPAS.com - Alumni dari Program Studi (Prodi) Multimedia dan Jaringan Politeknik Negeri Batam yang sudah terbiasa dengan dunia animasi banyak yang ditawarkan kerja ke Jepang maupun Singapura.

"Itu yang terjadi mereka para alumni kami mau ke internasional, mereka memilih ke Jepang atau Singapura, karena dapat tawaran di sana," ucap Kepala Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan Politeknik Negeri Batam Evaliata Sembiring dalam acara webinar Animakini 2020 terkait "Integrasi Kurikulum Akademik Bersinergi Dengan Industri Animasi", Kamis (8/10/2020).

Baca juga: Politeknik Negeri Lampung Kembangkan Komoditas Edamame

Dia menyebutkan salah satu alumni yang sudah bekerja hingga Jepang adalah Efrizal Hardiman. Kadang, semua alumni yang sudah bekerja juga diperkenankan untuk menjadi dosen praktisi di kampus.

"Alumni bisa jadi dosen praktisi, dosen praktisi juga ada datang dari Kinema dan Zettamind Studios," jelas dia.

Bagi mereka yang sudah di luar negeri, Evaliata mengaku, kampus menawarkan mereka untuk balik lagi ke Indonesia untuk menjadi dosen. Namun, semua pilihan ada di tangan semua alumni.

"Mungkin kalau mereka sudah bosan di luar negeri, mereka bisa balik lagi. Karena kita tidak ingin menghentikan karya mereka, mereka mau jadi akademisi, itu terserah mereka," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembuatan production house

Demi meningkatkan dunia animasi, lanjut dia, kampus ini sedang membangun production house (PH). Dengan begitu, mahasiswa bisa lebih belajar secara luas dunia animasi.

Apalagi, industri animasi sangat butuh cepat tenaga handal dari kalangan animasi, agar bisa mengerjakan proyek dengan cepat.

Baca juga: Ada Beasiswa Prodi Energi Baru Terbarukan di Politeknik Kemenperin

"Bukan PT Kinema Systrans Multimedia (Kinema) saja, tapi industri lainnya. Ini untuk belajar PH yang dibangun, kalau misalnya Kinema memberikan suatu hal kepada kami, ini akan kita tetapkan sebagai bonus saja," tutup dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X