Penutupan FLS2N 2020, Nadiem: Meningkatkan Optimisme dan Energi Positif lewat Seni

Kompas.com - 04/10/2020, 18:58 WIB
Acara penutupan (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) FLS2N 2020, Sabtu, 3 Oktober 2020 di Bandung, Jawa Barat. DOK. KEMENDIKBUDAcara penutupan (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) FLS2N 2020, Sabtu, 3 Oktober 2020 di Bandung, Jawa Barat.

KOMPAS.com - Dalam penutupan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional ( FLS2N) 2020, Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan pendidikan seni diyakini mampu membangun energi positif dan rasa optimis, khususnya di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Saya meyakini, seni dapat membangun energi yang positif dan rasa bahagia sehingga kita lebih optimis melewati rintangan. Nilai-nilai dari kesenian dapat membentuk karakter yang positif karena proses berkarya mengajari kita banyak hal,” ujar Nadiem dalam penutupan FLS2N, Sabtu, 3 Oktober 2020 di Bandung, Jawa Barat.

Sebanyak 19.032 siswa pada seleksi di tingkat daerah dan terpilih 1.388 siswa terbaik yang berlomba di tingkat nasional. Dari 1381 peserta lomba tingkat nasional telah terpilih 131 terbaik untuk semua jenjang dan semua bidang untuk berbagai kategori.

Provinsi Jawa Tengah meraih juara umum pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2020 yang digelar secara dalam jaringan (daring).

Provinsi tersebut berhasil merebut tujuh emas, tiga perak dan lima perunggu. Posisi kedua diraih Provinsi Jawa Barat dengan perolehan enam medali emas dan tiga perak serta posisi ketiga ditempati Provinsi D.I Yogyakarta dengan raihan enam medali emas, dua perak dan tiga perunggu dari ajang perlombaan di jenjang pendidikan dasar hingga menengah itu.

Baca juga: Siswa Indonesia Raih Prestasi di Olimpiade Informatika 2020 Singapura

Menolak untuk menyerah

“Kemenangan kalian adalah prestasi kita semua. Menjaga semangat dan optimisme di masa pandemi ini memang tidak mudah. Tapi para pemenang telah menunjukkan bahwa pandemi tidak menghalangi inovasi, meskipun banyak keterbatasan tapi tetap bisa berkarya dan berekspresi,” ucap Nadiem.

Hal senada disampaikan Plt. Kepala Pusat Prestasi Nasional ( Puspresnas) Asep Sukmayadi. 

“Covid-19 ternyata juga memberikan pelajaran dan hikmah adaptasi, mampu melejitkan potensi-potensi ‘intan-permata’ talenta yang lebih berkilau, kaya dan merata, sebagaimana tema FLS2N kita tahun ini, Melejitkan Talenta dan Prestasi di Bidang Seni pada Masa Pandemi dengan semangat Menolak Menyerah, Tetap Berprestasi Dari Rumah Karena Jujur Itu Juara,” ujar Asep.

Dalam kesempatan sama, Sekjen Kemendikbud, Ainun Na’im menuturkan festival ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menggali, menumbuhkan dan mengembangkan talenta untuk membangun SDM di Indonesia.

“Kita tidak berhenti pada upaya menggali. Dengan berbagai cara termasuk dengan festival ini, mungkin juga harus mengembangkan lebih lanjut sehingga potensi yang ada bisa diaktualisasikan dalam pembangunan SDM,” ungkap Ainun.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X