Hari Kesaktian Pancasila, Rektor Unnes: Semangat Kerja Berlandaskan Pancasila

Kompas.com - 01/10/2020, 16:10 WIB
Tugu Garuda Pancasila di depan gedung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat (11/9/2020). Selama menjalankan tugas menjaga perbatasan RI-Malaysia, Yonif 133/Yudha Sakti telah berhasil menggagalkan 19 kasus penyelundupan barang-barang dari negeri jiran, 98 kasus pekerja migran ilegal dan menerima 45 senjata rakitan dari masyarakat perbatasan. ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSATugu Garuda Pancasila di depan gedung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat (11/9/2020). Selama menjalankan tugas menjaga perbatasan RI-Malaysia, Yonif 133/Yudha Sakti telah berhasil menggagalkan 19 kasus penyelundupan barang-barang dari negeri jiran, 98 kasus pekerja migran ilegal dan menerima 45 senjata rakitan dari masyarakat perbatasan.

KOMPAS.com - Universitas Negeri Semarang ( Unnes) mengaku akan meningkatkan semangat kerja yang berlandaskan Pancasila. Hal ini dilakukan demi mengingat makna Hari Kesaktian Pancasila yang dirayakan setiap tahunnya.

"Peringatan Hari Kesaktian Pancasila momentum tepat untuk tingkatkan kerja yang berlandaskan Pancasila. Guna mewujudkan perguruan tinggi yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional," kata Rektor Unnes Fathur Rokhman dalam keterangannya, melansir laman Unnes, Kamis (1/10/2020).

Baca juga: Seperti Ini Mendikbud Nadiem Memaknai Hari Kesaktian Pancasila

Apalagi, kata dia, di masa pandemi Covid-19 ini, maka semua pihak harus produktif dan memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

"Ini adalah momentum emas. Meski pandemi, kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan berlandaskan pada Pancasila," terangnya.

Pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di tahun ini, segenap pimpinan Unnes, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Unnes mengikuti pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2020 secara virtual.

Upacara langsung dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ditampilkan secara live melalui kanal Youtube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Jadi momentum memaknai Pancasila sebagai ideologi negara. Selai itu, Pancasila juga diyakini memiliki nilai-nilai dasar yang sakti sebagai pemersatu bangsa dan negara," jelas dia.

Pertahankan pendidikan Pancasila

Sebagai wujud nyata dan dukungan penuh terhadap Pancasila sebagai ideologi negara, bilang dia, Unnes akan terus mempertahankan Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah untuk mendukung pembangunan karakter mahasiswa.

Baca juga: Hari Kesaktian Pancasila, Catatan Kecil tentang Hapusnya Dendam Masa Lalu

"Di Unnes, Pendidikan Pancasila menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa di seluruh fakultas dan program studi yang ada," ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X