Kompas.com - 30/09/2020, 15:02 WIB
Foto : Saat Para Mahasiswa memberikan pelatihan pengolahan daun kelor jadi mie di Desa Geliting, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Kamis (16/7/2020).  Dokumen MahasiswaFoto : Saat Para Mahasiswa memberikan pelatihan pengolahan daun kelor jadi mie di Desa Geliting, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Kamis (16/7/2020). 

KOMPAS.com - Bukan hanya bagi satuan pendidikan SMK ataupun perguruan tinggi, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi juga terus meningkatkan kualitas Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompeten.

Direktur Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wartanto mengatakan, demi meningkatkan kompetensi pengelola dan instruktur LKP dalam menghasilkan kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja (Iduka).

Baca juga: Jelang Belajar Tatap Muka, Guru dan Karyawan SMKN 1 Garut Lakukan Test Swab

Hal itu membuat Ditjen Pendidikan Vokasi menjalankan program "Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Lembaga Kursus dan Pelatihan (PKSDM-LKP) Berbasis Industri Tahun 2020".

"Program tersebut ditujukan kepada LKP dan Iduka sebagai penyelenggara pendidikan dan latihan (diklat)," ungkap dia dalam keterangan resmi yang diperoleh media, Rabu (30/9/2020).

Dia menyebutkan, adapun LKP yang diberikan kepada 200 lembaga di seluruh Indonesia telah memenuhi kriteria, yakni terakreditas A atau B, menjadi mitra Iduka, memiliki gedung sendiri atau terpisah, terdapat pembelajaran daring, serta memiliki organisasi profesional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Program ini mencakup 8 bidang keterampilan, yakni komputer, otomotif, tata busana, tata boga, tata kecantikan, pekarya kesehatan, SPA, dan perhotelan," jelasnya.

Sedangkan untuk Iduka, bilangnya, diberikan kepada 10 peserta sesuai jenis keterampilan yang diselenggarakan oleh 200 LKP calon sasaran diklat. Keterampilan komputer akan dilakukan oleh PT Castle Production (Jakarta) dan PT Phicos Cipta Media (Solo), otomotif oleh PT Wahana Makmur Sejati (Tangerang) dan PT Astra Daihatsu Motor (Jakarta), dan tata busana oleh PT Sri Rejeki Isman (Sukoharjo).

Kemudian keterampilan tata boga oleh Grand Hotel Preanger (Bandung), tata kecantikan oleh PT Martha Beauty Gallery/Puspita Martha (Jakarta), care services oleh PT Adikarya Sukses Abadi (Cirebon), SPA oleh Lotus Nusantara (Jakarta), serta perhotelan oleh PT Mulia Colliman International/Royal Tulip Gunung Geulis Resort and Golf (Bogor).

Diklat LKP secara luring dan daring

Dia menambahkan, program pendidikan dan pelatihan (diklat) ini dilaksanakan sepanjang September-Oktober 2020, pelaksanaannya juga secara luring maupun daring.

Sebagai contoh, sebanyak 14 LKP bidang keterampilan care service yang diselenggarakan oleh PT Adikarya Sukses Abadi pada 21-30 September 2020 di Cirebon melalui model pembelajaran luring (90 persen) dan daring (10 persen).

Baca juga: Unilever Indonesia Tanam Perilaku Hidup Sehat di 41.847 Sekolah dan Pesantren

"BIsa juga diklat yang digelar bagi 11 LKP bidang keterampilan otomotif teknisi sepeda motor oleh PT Wahana Makmur Sejati (Honda) di Tangerang pada 23 September-2 Oktober 2020 yang sepenuhnya dilakukan secara luring," tuturnya.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X