Tingkatkan Citra Pendidikan Vokasi, Dirjen Vokasi Luncurkan Akun Youtube

Kompas.com - 29/09/2020, 10:51 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto dalam Webinar Praktik Baik Vokasi dan Industri, Senin (10/8/2020). DOK. DIREKTORAT VOKASIDirektur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto dalam Webinar Praktik Baik Vokasi dan Industri, Senin (10/8/2020).

KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi ( Dirjen Vokasi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) Wikan Sakarinto meluncurkan akun kanal YouTube Wikan-Sakarinto, Senin (28/9/2020).

Wikan mengatakan, kanal YouTube tersebut akan menjadi bentuk saluran komunikasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas, termasuk pihak industri, untuk berbagi informasi faktual dan inspirasi.

Termasuk memberikan pengetahuan Umum dan kebijakan-kebijakan stratejik, serta berbagai Program Link and Match yang dirilis oleh Ditjen Pendidikan Vokasi untuk penguatan SMK, Kampus Vokasi dan Lembaga Kursus dan Pelatihan.

“Salah satu tujuannya adalah meningkatkan minat generasi muda untuk memilih Pendidikan Vokasi sebagai jalan hidup, dengan keyakinan, gairah dan visi masa depan. Tentu saja, style video-videonya tetap substantif namun tidak kaku, dengan sentuhan milenial," papar Wikan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (28/9/2020).

Baca juga: Lulusan SMK Bisa Dapat Gelar D2, Kemendikbud Akan Adopsi Vokasi Jepang

Selain itu, kanal ini juga mencakup video Vlog dengan topik dan isu hangat terkait Pendidikan vokasi, pemberitaan acara penting, dan kolaborasi dengan stakeholder serta pihak-pihak terkait untuk meningkatkan citra Pendidikan Vokasi.

"Akun YouTube ini juga tidak di-monetize atau murni sebagai bentuk saluran komunikasi Dirjen Vokasi dengan masyarakat secara luas dalam melakukan interaksi secara online,” jelas Wikan.

Vokasi Keren hingga "Link and Match"

Untuk mempermudah pencarian informasi, akun tersebut terdiri dari sejumlah subchannel seperti, Vokasi Keren, Link and Match, Vlog, Good News from Indonesia, Movies and Entertainment, Kolaborasi, dan Family Man.

Sementara itu, segmen audiens atau kelompok pemirsa yang ditarget adalah siswa dengan rentang usia 13 sampai dengan 18 tahun, mahasiswa, orang tua siswa, pihak industri, serta seluruh stakeholder dan masyarakat umum.

Baca juga: Beasiswa Unggulan Kemendikbud Ramai Peminat, Apa Saja yang Didapat?

Sesuai dengan Permendikbud No. 45 Tahun 2019 tentang tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dibidang pendidikan vokasi, dengan beberapa program inovasi yang mendorong link and match antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Dalam hal ini, strategi komunikasi yang dilakukan adalah upaya untuk menyosialisasikan kebijakan dan program tersebut salah satunya dengan bentuk saluran media yaitu akun kanal YouTube Wikan-Sakarinto.

Wikan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah membantu dan mendukung sehingga terwujudnya program ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X