Kompas.com - 28/09/2020, 15:36 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto dalam Webinar Praktik Baik Vokasi dan Industri, Senin (10/8/2020). DOK. DIREKTORAT VOKASIDirektur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto dalam Webinar Praktik Baik Vokasi dan Industri, Senin (10/8/2020).

KOMPAS.com - Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan gedung kuliah dan laboraturium yang baru Politeknik Negeri Ketapang.

Kampus baru ini langsung diserahterimakan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto.

"Saya meresmikan serah terima operasional gedung kuliah dan laboraturium dari Kementerian PUPR yang dilakukan secara daring," kata Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto dalam keterangannya, melansir laman Politap, Senin (28/9/2020).

Wikan berharap, dengan adanya gedung dan laboraturium yang baru ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di daerah Ketapang.

Baca juga: Ini Saran Alumni Polsri agar Pendidikan Vokasi Dekat dengan Iduka

Link and match industri

"Gedung dan laboratorium seluas 5.800 m2 dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk meningkatkan link and match Politeknik Negeri Ketapang dengan Industri," jelas dia.

Selain itu, kata Wikan, gedung ini bisa meningkatkan passion mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang diharapkan industri dan gairah dosen untuk berkarya lebih optimal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dalam menghasilkan karya-karya inovatif dosen agar dapat dimanfaatkan industri dan masyarakat," ungkap Wikan.

Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menjelaskan, bahwa pembangunan gedung kuliah dan laboratorium ini merupakan proyek strategi nasional yang dilakukan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Barat dan merupakan penyelesaian Kontruksi Dalam Pengerjaan (KDP) yang terhenti sejak tahun 2015.

"Proyek ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah," terang dia.

Industri diminta dukung poltek

Sementara itu, Bupati Ketapang yang diwakili Pejabat Sekretaris Daerah Hironimus Tanam mengucapkan terimakasih kepada Kementerian PUPR dan Kemendikbud atas pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Ketapang, sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri di Kabupaten Ketapang.

Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong agar pihak industri mendukung penuh politeknik baik program penyusunan kurikulum, magang mahasiswa maupun dosen, dukungan untuk dosen industri dan rekruitmen pegawai.

Sementara itu Direktur Politeknik Negeri Ketapang Endang Kusmana menyambut gembira atas selesainya pembangunan gedung kuliah dan laboratorium di lingkungan Politeknik Negeri Ketapang.

Menurut dia, pemenuhan prasarana ini akan menjadi momentum untuk memperkuat link and match pendidikan tinggi vokasi di Politeknik Negeri Ketapang melalui program Politap membangun vokasi dari desa, dengan kegiatan Desa Unggul, Desa Sinergi, Desa Akses dan Desa Wisata.

Endang menambahkan, Kabupaten Ketapang memiliki potensi industri yang luar biasa, antara lain terdapat 76 perusahaan perkebunan sawit dan 48 perusahaan tambang yang semuanya ada di desa.

Baca juga: Politeknik Negara Ketapang Bangun Vokasi dari Desa

"Sehingga menurut saya pengembangan pendidikan vokasi di Ketapang akan dikembangkan dalam kerangka kerjasama Pendidikan Tinggi Vokasi (Politeknik dan SMK), Industri dan Pemerintah Daerah/Desa," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X