Program Kuota Internet, Nadiem: Kami Hadir dari Pagi hingga Malam

Kompas.com - 25/09/2020, 12:45 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim meresmikan kebijakan bantuan kuota internet tahun 2020. Webinar Peresmian Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020Mendikbud Nadiem Makarim meresmikan kebijakan bantuan kuota internet tahun 2020.

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) memastikan akan selalu hadir selama 24 jam di tengah masyarakat. Hal ini bertujuan agar program kuota internet banyak yang merasakan, tidak hanya di perkotaan saja, tapi sampai seluruh pedesaan di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam acara "Peresmian Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020", Jumat (25/9/2020).

Baca juga: Hari Ini Bantuan Kuota Internet Kemendikbud Disalurkan

"Kemendikbud akan siap hadir, dari pagi, siang, hingga malam, agar terus bisa melakukan penyempurnaan dan terus mendukung masyarakat yang membutuhkan kuota untuk menjalankan pembelajaran jarak jauh ( PJJ) atau belajar online di tengah pandmei Covid-19," ungkap Nadiem.

Program awal pembagian kuota dalam jumlah besar

Menurut Nadiem, program ini merupakan pertama kalinya yang dilakukan pemerintah untuk memberikan kuota dalam jumlah besar. Apalagi jumlah penerimanya juga banyak.

"Makanya ini pemberian kuotanya sangat masif sekali. Pasti ada tantangan, tapi kita akan mencoba dengan baik, agar semua bisa melaksanakan PJJ," jelas dia.

Bagi yang belum menerima kuota internet gratis, sambung dia, peserta didik atau orangtua bisa melaporkannya kepada kepala sekolah atau operator sekolah. Dengan harapan, bagi yang belum menerima bisa memperoleh kuota internet gratis dengan cepat.

"Jadi kepala sekolah atau operator akan memeriksa nomornya, apakah sudah benar dan masih aktif. Tenang, setiap bulan ada dua kali pengiriman kuota gratis," terangnya.

Jawab kecemasan masyarakat

Langkah pemberian kuota, pria yang pernah menjadi bos Gojek Indonesia ini menekankan, demi menjawab kecemasan masyarakat. Karena beban penggunaan data internet selama pandemi Covid-19 cukup besar.

"Kita jawab kecemasan masyarakat, kita mendukung anak-anak kita dalam periode sulit ini, agar tetap mereka bisa belajar, yang akhirnya bisa mencerdaskan bangsa," tegas Nadiem.

Bila ada hal-hal yang menyimpang yang berkaitan dengan pendidikan, masyarakat bisa melaporkannya kepada Unit Layanan terpadu (ULT) Kemendikbud, agar laporannya bisa segera ditindaklanjuti.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X