Tenaga Pendidik Komponen Penting di Perguruan Tinggi

Kompas.com - 21/09/2020, 22:35 WIB
Ilustrasi dosen tamu memberikan materi pada mahasiswa. KOMPAS.com/ALBERTUS ADITIlustrasi dosen tamu memberikan materi pada mahasiswa.

KOMPAS.com - Tenaga pendidik merupakan suatu komponen penting dalam perguruan tinggi. Maka dari itu, tenaga pendidik harus meningkatkan ilmunya, agar bisa mendukung dharma perguruan tinggi.

Tri Dharma perguruan tinggi terdiri dari pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga: Universitas Brawijaya Terima 15 Mahasiswa Baru Difabel

"Tidak bisa tidak, tenaga kependidikan adalah suatu komponen penting, baik di fakultas atau universitas. Makanya, tenaga pendidik harus tingkatkan aktualisasi diri, meningkatkan ilmu dari saling berbagi pengalaman diri. Energi positif juga harus selalu ditanamkan dalam diri," kata Dosen Universitas Padjajaran ( Unpad) Nina Djustiana dalam keterangannya, seperti melansir laman Universitas Padjajaran, Senin (21/9/2020).

Erli Sarilita yang juga Dosen Unpad memiliki pendapat yang sama dengan Nina Djustiana. Menurut Erli, tenaga kependidikan selama ini menjadi bagian penting dalam memajukan Universitas Padjajaran.

Apalagi, kata Erli dalam masa pandemi Covid-19 ini, banyak tantangan baru yang harus dihadapi oleh tenaga pendidik.

Sementara Tim Ahli Kementerian Pariwisata Bidang Regulasi dan Kelembagaan, Violetta Simatupang menambahkan, perlunya bangkit dan solid dalam sebuah tim kerja, khususnya dalam membangun Universitas Padjajaran agar bisa berhasil dan sukses dari musibah pandemi Covid-19.

Setidaknya, kata Violetta, ada lima tahapan dalam mengembangkan dan menjaga kerjasama tim agar tetap solid, yakni pembentukan (forming), performing (berprestasi), norming (penyelerasan norma atas dasar kerjasama), storming (menyerang), dan mourning (duka/masa sulit).

Baca juga: Pembagian Kuota Internet Kemendikbud Berlaku Mulai Besok

"Ini penting untuk kita dapat memaksimalkan prestasi kerja kita. Supaya kita solid. Supaya kita merasa bangkit dalam tim itu gak bisa kerja sendiri," pungkas dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X