Kompas.com - 10/09/2020, 16:43 WIB
Ilustrasi spot foto di kawasan Kota Tua Jakarta. Dok. ShutterstockIlustrasi spot foto di kawasan Kota Tua Jakarta.

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim telah menetapkan Kota Tua sebagai kawasan praktik baik penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik.

Langkah Nadiem ini juga didukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebelum kawasan Kota Tua, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) terlebih dahulu telah ditetapkan mantan Mendikbud Muhadjir Effendy sebagai kawasan praktik baik penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik.

Baca juga: Mendikbud: Peringatan Hari Aksara Momentum Ubah Paradigma Pendidikan

"Saya mengapresiasi ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah mendukung langkah ini, sehingga terwujud Kota Tua sebagai kawasan praktik baik pengutamaan bahasa negara," ucap Nadiem dalam keterangannya, seperti melansir laman Kemendikbud.go.id, Kamis (10/9/2020).

Nadiem mengharapkan, dengan penetapan tersebut bisa menjadi langkah nyata dalam merawat dan menjaga bahasa Indonesia. Dengan begitu, Kota Tua bisa menjadi contoh kawasan lain dalam menjalankan praktik tersebut.

"Kita optimis bahasa negara selalu hadir di tengah perkembangan berbagai bahasa yang semakin pesat," ungkap Menteri Nadiem.

Bahasa negara harus selalu hadir

Pria kelahiran 36 tahun lalu ini menegaskan, upaya praktik baik tersebut tidak boleh berhenti, karena semangat untuk mengutamakan bahasa negara sudah terlahir sejak Sumpah Pemuda tahun 1928 dan yang terus dibangun melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2019 yang menjadi dasar penting pengutamaan bahasa negara.

"Ini merupakan tugas kita sebagai anak bangsa untuk terus membangun semangat ini dan memastikan agar bahasa negara selalu hadir dan tumbuh di tengah perkembangan berbagai bahasa lain yang semakin pesat," jelas Nadiem.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Endang Aminudin Aziz menambahkan, penetapan Kota Tua sebagai upaya mempertahankan Bahasa Indonesia merupakan jati diri bangsa.

Baca juga: 7 Program Prioritas Pendidikan Mendikbud Nadiem di Tahun 2021

"Kiranya cara seperi ini bisa menjadi teladan yang dapat diikuti oleh kawasan-kawasan lainnya yang ada di Indonesia," pungkas dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X