Menteri Agama: Pendidikan Tinggi Harus Bersih dari Radikalisme

Kompas.com - 02/09/2020, 16:33 WIB
Menag Fachrul Razi saat menjadi narasumber pada webinar gelaran Kemenpan-RB. Tangkapan layar Kanal YouTube Kemenpan-RBMenag Fachrul Razi saat menjadi narasumber pada webinar gelaran Kemenpan-RB.
|

KOMPAS.com - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengajak agar lembaga pendidikan tinggi turut menjaga ketahanan dan keamanan nasional.

Bahkan paham radikalisme di lingkungan pendidikan tinggi harus bersih atau terbebas dari paham tersebut.

Demikian disampaikan Fachrul Razi dalam Webinar gelaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemenpan-RB) secara langsung dari kanal YouTube Kemenpan-RB, Rabu (2/9/2020).

Baca juga: Binus Buka Program RPL bagi Pekerja, Lulus Kuliah Lebih Cepat!

Lingkungan kampus harus bersih dari radikalisme

Adapun webinar Dalam Rangka Memperingati HUT ke-75 RI ini mengambil tema "Strategi Menangkal Radikalisme Pada Aparatur Sipil Negara".

"Di lembaga pendidikan kita ingin para pembimbing-pembimbingnya, dosen-dosennya mereka bersih dari peluang radikal," ujar Fachrul Razi.

Sebab, menurut Fachrul Razi, jika tidak ada upaya mencegah di kampus, maka paham radikal bisa masuk melalui pendidikan tinggi.

Sehingga akan berdampak pada mahasiswa hingga sang mahasiswa nanti lulus kuliah. Bahkan ketika menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Kemenpan-RB luncurkan aplikasi ASN No Radikal

Untuk itulah, Kemenpan-RB meluncurkan aplikasi ASN No Radikal. Ini sebagai saluran dalam penanganan dan antisipasi paham radikalisme di tubuh korps ASN.

Menurut Menpan RB Tjahjo Kumolo, ASN adalah garda terdepan untuk membangun negara. Untuk itulah ASN harus bersih dari radikalisme.

"Kami bergerak bersama 11 Kementerian. Kami juga ingin agar ASN itu seperti TNI Polri yang ada sumpah prajurit ketika disambil sumpahnya menjadi ASN," tegas Tjahjo Kumolo.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X