Universitas Brawijaya Buka Seleksi Mandiri Program Vokasi Jalur Rapor

Kompas.com - 26/08/2020, 13:37 WIB
Universitas Brawijaya ShutterstockUniversitas Brawijaya

KOMPAS.com - Program Vokasi Universitas Brawijaya ( UB) masih membuka pendaftaran mahasiswa baru Program Sarjana Terapan (D4) dan Program Ahli Madya (D3) jalur rapor 2020.

"Hai, para pejuang #TemanUB2020! Program Vokasi membuka pendaftaran mahasiswa baru jalur rapor nih! Ada 2 Program Sarjana Terapan dan 3 Program Ahli Madya yang bisa #TemanUB pilih. Sudah h-7 batas akhir pendaftaran nih. Jangan sampai terlewat ya!" tulis akun Instagram UB, Selasa (25/8/2020).

Seleksi Mandiri Program Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya (SMPV UB) merupakan seleksi masuk yang diselenggarakan secara mandiri oleh Universitas Brawijaya.

Merangkum laman UB, Seleksi dilaksanakan berdasarkan nilai rapor serta prestasi akademik dan non-akademik sesuai ketentuan.

Baca juga: Jadwal dan Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN dan PTS 2020

Di tahun 2020, UB masuk dalam 15 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang masuk dalam kluster satu perguruan tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dalam menentukan klusterisasi perguruan tinggi, aspek yang dinilai antara lain input, penerimaan mahasiswa, input proses pembelajaran, proses yang terjadi dalam pendidikan, Tri Dharma perguruan tinggi, output dari perguruan tinggi tersebut, hasil penelitian, paten, hingga hilirisasi hasil riset.

Berikut informasi seputar pendaftaran program vokasi Universitas Brawijaya:

Jadwal

  • Pembayaran pendaftaran: 18 Agustus (jam 13.00 WIB) hingga 2 September 2020
  • Pengisian data pendaftaran dan finalisasi: 18 Agustus (jam 13.00 WIB) hingga 3 September 2020
  • Pengumuman hasil seleksi: 7 September 2020

Baca juga: Beasiswa S1 Tanoto Foundation, dari Biaya Kuliah hingga Tunjangan Bulanan

Persyaratan

1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2018, 2019 dan 2020.

  • Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C tahun 2018 dan 2019 harus sudah memiliki ijazah.
  • Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C tahun 2020 yang belum memiliki ijazah maka wajib memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah. Surat Keterangan Lulus sekurang-kurangnya memuat informasi identitas diri dan foto berwarna terbaru yang bersangkutan, serta disahkan oleh sekolah (stempel terkena foto).

3. Bagi lulusan Sekolah di Luar Negeri harus memiliki surat penyetaraan ijazah dari Kemendikbud.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X