Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Program Pintar
Praktik baik dan gagasan pendidikan

Kolom berbagi praktik baik dan gagasan untuk peningkatan kualitas pendidikan. Kolom ini didukung oleh Tanoto Foundation dan dipersembahkan dari dan untuk para penggerak pendidikan, baik guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dosen, dan pemangku kepentingan lain, dalam dunia pendidikan untuk saling menginspirasi.

Pembentukan Karakter dan Daya Saing Mahasiswa Indonesia

Kompas.com - 12/08/2020, 17:37 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Misbah Fikrianto

KOMPAS.com - Melihat kondisi persaingan dan tantangan global yang begitu ketat, dibutuhkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing. Dan untuk mewujudkan SDM berkualitas tersebut dibutuhkan strategi dan program utuh.

Pembahasan tentang SDM sangat relevan dengan proses pendidikan dari mulai prasekolah, pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan tinggi. Semua proses tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh dan berkelanjutan.

Momentum Hari Kemerdekaan ke-75 tahun Indonesia Maju, mari kita tingkatkan kualitas generasi muda menuju SDM berkarakter dan berdaya saing.

Menurut Sugeng (2002), kualitas sumber daya manusia merupakan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan seseorang yang dapat digunakan untuk menghasilkan layanan profesional.

SDM berkualitas harus memiliki pengetahuan luas, karakter baik, dan keterampilan handal. Kondisi yang ada, beberapa mahasiswa hanya fokus pada pencapaian keterampilan hard skill yang spesialis, namun penguasaan soft skill kurang.

Fakta ini menjadikan tantangan pada generasi muda, karena mau tidak mau, generasi muda harus menjalin komunikasi dan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Baca juga: Calon Mahasiswa, Perhatikan 3 Aspek Ini Sebelum Pilih Jurusan Kuliah

Membangun karakter

Pelaksanaan kegiatan pengembangan kemahasiswaan yang komprehensif akan menghasilkan sumber daya manusia berkarakter dan berdaya saing.

Kegiatan kemahasiswaan dapat dilakukan dalam bentuk pembinaan, pengembangan, kompetisi, pencarian minat bakat, penghargaan, dan lainnya.

Perguruan tinggi dan pemangku kepentingan diharapkan terus mengembangan dan memberikan wahana untuk mahasiswa berkreativitas dengan baik.

Jumlah mahasiswa yang lebih dari 8 juta, merupakan jumlah besar dan terus ditingkatkan, serta layanan kepada mahasiswa harus terus berkembang.

Mahasiswa diharapkan terus berperan aktif dalam pembentukan kompetensinya. Dalam berbagai sisi kehidupan, kita membutuhkan peran generasi muda, sehingga akan lahir kreativitas dan inovasi yang tinggi.

Karakter mahasiswa juga harus terus dirawat dan dijaga, sehingga apapun tantangannya tetap memiliki karakter jujur, tanggung jawab, dan lainnya.

Membentuk karakter harus dilakukan di rumah, sekolah, dan lingkungan. Semua tripusat pendidikan memberikan pengaruh pada pembiasaan dan karakter generasi muda.

Semua pihak harus berkolaborasi dan memberikan contoh pada pembentukan karakter yang baik. Generasi muda lebih mudah diberikan teladan, ketimbang hanya disampaikan dengan lisan.

Prestasi mahasiswa

Pencapaian prestasi mahasiswa merupakan hal penting dan membanggakan. Prestasi mahasiswa bukan hanya akademik tetapi non akademik, sehingga mahasiswa yang aktif dalam kegiatan kemahasiswaan juga memberikan manfaat yang besar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com