Agenda Webinar: Berkenalan "Data Science" di Industri Telekomunikasi

Kompas.com - 01/07/2020, 14:45 WIB
Webinar Kompas.com dan DQLab, Mengenal Data Science di Industri Telekomunikasi DOK. KOMPAS.comWebinar Kompas.com dan DQLab, Mengenal Data Science di Industri Telekomunikasi

KOMPAS.com - Berkembangnya ilmu pengetahuan menuntut talent data terus belajar dan mengembangkan kompetensi baik dari segi hard skill maupun soft skill.

Ilmu data sendiri merupakan ilmu yang dapat di pelajari dan mudah diakses baik secara online maupun offline. Sebagai "the sexiest career of the 21st century", data science dapat dipelajari mandiri tanpa perlu memiliki background IT ataupun pengalaman untuk mengolah data untuk mulai belajar data science.

Banyak informasi dan teknik belajar online, terutama keadaan work from home dapat membantu belajar data science dan menerapkannya pada kasus nyata. Dengan demikian kamu bisa membangun portofolio datamu.

Untuk semakin mengenal ilmu data science ini, Kompas.com dan DQLab menggelar webinar "Mengenal Data Science dan Penerapannya pada Industri Telekomunikasi" pada Selasa, 7 Juli 2020, pukul 19.00-21.00 WIB dengan menghadirkan Suhartono, Data Scientist Telkom Indonesia.

Pendaftaran tidak dikenakan biaya dan dapat dilakukan melalui: https://bit.ly/kompascomdqlab

Data science di industri telekomunikasi

Data science dalam industri telekomunikasi memiliki peran sangat penting. Hal ini menjadi sangat penting karena ilmu data science dapat menghasilkan atau memberikan customer experience yang lebih baik kepada pelanggan.

Tidak hanya mengerti soal permasalahan bisnis saja, pada industri telekomunikasi, data science dibutuhkan untuk pemahaman ekstra kepada pelanggan itu sendiri.

Data Science mampu menjawab kebutuhan itu berdasarkan dari data-data behaviour pelanggan. Contoh kecilnya adalah bagaimana sektor telekomunikasi memberikan pelayanan yang maksimal agar pelanggan tetap berlangganan di produknya melalui machine learning,” jelas Anton.

Dalam menghadapi era new normal, profesi atau karir data science makin diperhitungkan dan dibutuhkan.

“Kalo menurut saya di era new normal ini, potensi berkarir di bidang data akan semakin besar pula,” ungkap Anton.

Faktor pembatasan kegiatan dari masyarakat, menjadikan potensi masyarakat untuk melakukan aktifitas-aktifitas kebanyakan dari gadgetnya sehingga mampu menghasilkan data lebih banyak lagi.

Hal ini akan meningkatkan potensi yang besar bagi mereka yang ingin memiliki karir sebagai pekerja di bidang data.

“Selain Itu jumlah yang terdampak dari pandemic Covid-19 ini semakin hari semakin banyak baik dari jumlah korban maupun dari sektor ekonomi. Membuat keputusan atau kebijakan berdasarkan hasil analisa data-data yang ada sekarang dengan baik dan benar, tentunya akan mengurangi dampak tersebut,” tutupnya.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X