Kompas.com - 22/06/2020, 14:09 WIB
Peserta UTBK SBMPTN saat mengikuti ujian di kampus tegalboto Universitas Jember tahun 2019 lalu Dokumentasi Universitas Jember/Kompas.comPeserta UTBK SBMPTN saat mengikuti ujian di kampus tegalboto Universitas Jember tahun 2019 lalu

KOMPAS.com - UTBK-SBMPTN 2020 dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 5-12 Juni 2020. Pelaksanaan akan diikuti oleh 702.927 siswa dan dilaksanakan di 74 kota di Indonesia.

Pada UTBK-SBMPTN 2020, siswa akan menempuh tes berupa Tes Potensi Skolastik atau TPS.

Materi UTBK Tes Potensi Skolastik (TPS) ditujukan untuk mengukur kemampuan kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi.

Baca juga: 702.927 Siswa Akan Tempuh UTBK-SBMPTN 2020, Selamat Berjuang!

Dalam TPS, berikut adalah sejumlah kemampuan yang akan diujikan: Kemampuan penalaran umum, Kemampuan kuantitatif Pengetahuan dan pemahaman umum, Kemampuan memahami bacaan dan menulis.

Materi terkait dengan kemampuan kuantitatif akan mencakup pengetahuan dan penguasaan Matematika dasar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, pada TPS, sebagian soal akan disajikan dalam Bahasa Inggris.

Sebelum menghadapi tes UTBK ada baiknya kamu memahami jenis-jenis soal TPS. Berikut tips mengerjakan soal TPS UTBK seperti dikutip dari Ruang Guru.

Kesesuaian Pernyataan

  • Kata kunci dalam mengerjakan soal ini adalah ketelitian dan penalaran
  • Untuk melihat kesesuaian pernyataan, hal yang dapat dilakukan adalah membaca secara cermat dan cepat. Tidak perlu membaca keseluruhan teks
  • Lihat pernyataan-pernyataan pada pilihan jawaban
  • Perhatikan kata kunci pada setiap pernyataan di pilihan jawaban
  • Cari kalimat yang maknanya sama dengan teks
  • Pilihan jawaban yang benar: ada pernyataan di dalam teks yang sama persis dengan pilihan jawaban atau pilihan jawaban memiliki makna yang sama dengan pernyataan dalam teks

Simpulan Logis

  • Kata kunci dalam mengerjakan soal ini adalah ketelitian dan penalaran
  • Untuk melihat simpulan yang paling mungkin benar, hal yang dapat dilakukan adalah membaca secara cermat dan cepat. Tidak perlu membaca keseluruhan teks
  • Pahami paragraf yang ditanyakan pada soal
  • Sesuaikan kalimat pada pilihan jawaban dengan pernyataan-pernyataan yang terdapat pada teks

Penalaran Analitik

  • Untuk soal-soal perbandingan yang biasanya memiliki ciri-ciri memuat kata “lebih” atau “daripada”, solusi termudahnya adalah dengan “digambar/ditulis”. Selain digambar, peserta juga dapat mengurutkan dengan menggunakan nomor 1-6 (dimulai dari nilai tertinggi hingga terendah)
  • Untuk mengetahui urutan posisi tertentu, peserta dapat mengurutkan dengan menggunakan nomor 1-6 (bergantung jumlah posisi) sesuai dengan urutan orang tersebut. Selain itu, peserta juga dapat menggunakan inisial nama tokoh dalam bacaan untuk mempermudah penggambaran posisi
  • Untuk menyimpulkan suatu pernyataan, hal yang dapat dilakukan adalah membuat poin-poin dari pernyataan A, pernyataan B, dan seterusnya
  • Untuk soal yang menggunakan kata “sementara” atau “semua“, ingatlah bahwa: sementara/sebagian/beberapa/ada/mungkin semua → artinya tidak semuanya atau minimal satu. Semua/setiap → artinya seluruh anggota tanpa terkecuali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X