Program Pintar
Praktik baik dan gagasan pendidikan

Kolom berbagi praktik baik dan gagasan untuk peningkatan kualitas pendidikan. Kolom ini didukung oleh Tanoto Foundation dan dipersembahkan dari dan untuk para penggerak pendidikan, baik guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dosen, dan pemangku kepentingan lain, dalam dunia pendidikan untuk saling menginspirasi.

Panduan Kemendikbud, Guru: Normal Baru Bukan Sekadar Belajar Pakai Masker

Kompas.com - 16/06/2020, 16:41 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

Oleh: Diannita Ayu Kurniasih | Guru SDN 2 Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem, kemarin (15/6/2020) mengumumkan bentuk pembelajaran pada tahun ajaran baru di masa pandemi. Pengumuman ini memberi kejelasan pelaksanaan normal baru (new normal) pendidikan.

Kami para guru sudah mulai merancang berbagai bentuk pembelajaran pada normal baru.

Tatap muka pembelajaran dapat dilakukan untuk sekolah yang berada di zona hijau. Kegiatan belajar dari rumah secara daring, luring, atau kombinasinya, tetap dilanjutkan untuk daerah yang dinyatakan masih belum aman dari Covid-19.

Kemendikbud juga telah mengeluarkan panduan belajar yang dapat digunakan guru sebagai acuan dalam menyajikan pembelajaran.

Lalu apa yang perlu dipersiapkan guru, agar bisa memaksimalkan pembelajaran normal baru untuk siswa?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kemendikbud Segera Keluarkan Panduan New Normal bagi Guru

Kesepakatan orangtua

Sebelum memulai pembelajaran normal baru, guru harus mengadakan kesepakatan dengan orangtua siswa. Kesepakatan ini bisa terkait bentuk pembelajaran yang digunakan: daring, luring, tatap muka untuk di zona hijau, atau kombinasi dengan daring.

Termasuk membahas waktu pembelajaran dan konsistensi kesanggupan orangtua untuk mendampingi anaknya belajar.

Walaupun berada di zona hijau, bila ada orangtua yang tidak setuju anaknya belajar tatap muka di sekolah, maka sebaiknya guru melanjutkan kegiatan belajar dari rumah.

Pada masa belajar di rumah, peran orang tua lebih besar dari pada sebelumnya. Untuk itu sangat penting sebelum tahun ajaran di mulai, guru dan orangtua harus memiliki persepsi dan rencana yang sama dalam melakukan pendidikan untuk anak.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.