Terkait OTT, Mendikbud Nadiem: Tidak Ada Toleransi untuk Pelanggaran

Kompas.com - 22/05/2020, 13:15 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kebudayaan di Jakarta, Rabu (26/2/2020). Dok. KemendikbudMenteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kebudayaan di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim secara tegas mengatakan tidak memberikan toleransi terhadap berbagai bentuk pelanggaran korupsi yang terjadi di lingkungan Kemendikbud.

“Integritas merupakan hal utama sehingga tidak ada toleransi terhadap setiap pelanggaran prinsip tersebut," ujar Mendikbud Nadiem Makarim melalui rilis resmi, Jumat (22/5/2020).

Nadiem menegaskan, "setiap pejabat di lingkungan Kemendikbud harus memegang teguh integritas dan menjalankan aktivitas sesuai peraturan dan tata kelola yang baik.

Penegasan ini disampaikan Mendikbud menyusul operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan Inspektorat Jenderal Kemendikbud pada Rabu, 20 Mei 2020.

Tingkatkan pengawasan

KPK dan Intjen Kemendikbud menangkap tangan Kepala Bagian Kepegawaian Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berinisial DAN, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: Mendikbud: Climate Change Jadi Masalah Utama ke Depan Manusia

 

Dalam operasi tangkap tangan ( OTT) itu, KPK menyita barang bukti berupa uang 1.200 dollar Amerika Serikat dan Rp 27 juta.

Deputi Bidang Penindakan KPK Karyoto mengatakan, DAN ditangkap di Kompleks Kemendikbud, Rabu siang.

Penangkapan dilakukan setelah KPK menerima informasi dari Itjen Kemendikbud bahwa bakal ada pemberian sejumlah uang dari Rektor UNJ kepada pejabat di lingkungan Kemendikbud. Tim KPK bersama dengan Itjen Kemendikbud kemudian menindaklanjuti informasi tersebut.

"Kemudian diamankan DAN (Kabag Kepegawaian UNJ) beserta barang bukti berupa uang sebesar USD 1.200 (Rp 17,6 juta) dan Rp 27,5 juta," kata Karyoto melalui keterangan tertulis, Kamis (21/5/2020) malam.

Mendikbud menyatakan Kemendikbud terus meningkatkan pengawasan untuk memastikan setiap aktivitas di lingkungannya berjalan sesuai tata kelola pemerintahan yang baik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X