Ringkasan Si Kumbi Anak Jujur: “Byur! Bimo Kecebur”, Belajar dari TVRI 18 Mei 2020

Kompas.com - 18/05/2020, 21:39 WIB
Tangkapan layar Program Belajar dari Rumah TVRI DOK/TVRITangkapan layar Program Belajar dari Rumah TVRI

KOMPAS.com - Program Belajar dari Rumah di TVRI hadir kembali dengan tayangan Serial Cerita Anak, SI KUMBI ANAK JUJUR dengan Episode: “Keranjang untuk Osyi & Byur! Bimo Kecebur” yang tayang pada pukul 08.30 - 09.00 WIB untuk SD Kelas 1 – 3 pada 18 Mei 2020.

Belajar dari Rumah adalah Program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan alternatif pendidikan bagi semua kalangan di masa darurat Covid-19.

Baca juga: Rangkuman Talk Show Ekologi Pangan, Belajar dari TVRI 16 Mei 2020

Carita dalam tayangan tersebut adalah Kumbi dan teman-temannya mengajak penonton untuk selalu jadi orang berani, jujur dan hebat. Berikut rangkuman ceritanya:

Kumbi dari Negeri Kumbinesia akan pergi ke rumah Bimo beruang di desa beruang. Kumbi akan memberi Bimo madu hutan kesukaannya.

Bimo beruang, badannya besar karena banyak makan. Bimo paling suka makan ikan. Saat  hujan sudah reda ia ingin ke sungai untuk mencari ikan dan bermain di sungai.

Kemudian Baim datang dan mengingatkan Bimo untuk jangan ke sungai karena Baim khawatir karena habis hujan biasanya sungai menjadi sangat licin.

Namun Bimo menyampaikan ke adiknya ia memiliki badan besar sehingga tidak mungkin terpleset. Bimo pun melanjutkan pergi ke sungai.

Kumbi datang dan bertemu dengan Baim, dan Baim mengatakan Bimo pergi ke sungai. Kumbi juga bilang sungai sedang licin karena habis hujan. Kumbi kemudian mengajak Baim mencari Bimo.

Saat Bimo main di sungai ia melihat air makin tinggi dan makin deras. Saat dia akan melompat ke batu lebih tinggi, Bimo terpleset dan tenggelam.

Baim dan Kumbi berlari untuk menyelamatkan Bimo. Baim melihat kayu sebagai alat untuk menyelamatkan Bimo. Kumbil pun berteriak memberitahu Baim membawa kayu untuk bimo agar ia menangkapnya.

Karena ditarik begitu kuat oleh Bimo, rantingnya hampir putus. Kumbi kemudian ingat kalau dia memiliki tali di tasnya. Ia lalu mengikat tali di pohon dan melempar ke Bimo.

Bimo menarik tali yang dilempar Kumbi dan ditarik perlahan. Bimo selamat.

Bimo berterima kasih kepada adiknya dan Kumbi karena akhirnya dia selamat dan meminta maaf karena tidak mendengarkan kata-kata Baim.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X