Jurusan Farmasi di PTN Ini Paling Diminati di SNMPTN 2020

Kompas.com - 10/04/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi peneliti membuat serum antibodi untuk melawan virus corona. Pakar di Johns Hopkins mengadopsi metode antibodi pasif dengan mengembangkan serum antibodi dari pasien Covid-19. SHUTTERSTOCKIlustrasi peneliti membuat serum antibodi untuk melawan virus corona. Pakar di Johns Hopkins mengadopsi metode antibodi pasif dengan mengembangkan serum antibodi dari pasien Covid-19.

KOMPAS.com - Dari hasil pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 pada Rabu (8/4/2020) lalu, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) merilis sejumlah PTN maupun program studi ( prodi) yang paling diminati siswa.

Di ranah Sains dan Teknologi (Saintek), Farmasi dan Teknik Informatika menjadi prodi populer pilihan siswa SNMPTN 2020, berada di peringkat peringkat 20 besar prodi dengan keketatan paling tinggi.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Pelaksana LTMPT Prof. Dr. Mohammad Nasih dalam konferensi video pengumuman SNMPTN, Rabu (8/4/2020).

“Ada kecenderungan para siswa untuk fokus dan tertarik pada bidang-bidang teknik disusul dengan farmasi, baru ke program studi lain yang jadi incaran,” kata Prof. Nasih

Baca juga: 40 Prodi Saintek dan Soshum dengan Keketatan Tertinggi di SNMPTN 2020

Persentase keketatan sendiri merupakan perbandingan antara jumlah pendaftar SNMPTN dan jumlah peserta yang lolos. Misalnya, bila keketatan Farmasi adalah 1 persen atau 1: 100, berarti dari 100 orang pendaftar yang lolos hanya 1 orang.

Dengan begitu, semakin kecil nilai persentase keketatan, maka semakin "sengit" persaingan untuk masuk ke jurusan tersebut. Meski demikian, siswa yang berhasil lolos ke jurusan dengan keketatan tertinggi dianggap memiliki daya saing yang baik.

Melansir LTMPT, ada 7 (tujuh) PTN dengan prodi Farmasi terketat yang masuk dalam daftar 20 besar. Posisi pertama ditempati Farmasi Universitas Diponegoro dengan keketatan 1,26 persen.

Baca juga: Teknik Informatika Unpad: Jurusan Saintek Paling Ketat di SNMPTN 2020

Masih berada di tingkat 5 besar, ada Farmasi Universitas Sebelas Maret dengan persentase keketatan 1,38 persen dan Farmasi Universitas Syiah Kuala 1,61 persen.

Selanjutnya diikuti Farmasi Universitas Padjadjaran 1,88 persen, Farmasi Universitas Jenderal Soedirman 1,89 persen, Farmasi Universitas Lampung 2,14 persen serta Farmasi Universitas Hasanuddin dengan keketatan 2,17 persen.

Prospek kerja jurusan Farmasi

Melansir Rencanamu.id, layaknya Kedokteran, bidang Farmasi seakan tidak ada matinya. Bahkan akan terus berkembang seiring waktu, sebab penyakit pun ikut berkembang dan membutuhkan penanganan yang tepat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X