Kompas.com - 20/03/2020, 18:50 WIB
Fania Tri Mifayanti, siswa kelas VI SDN 1 Puguh, Kendal, Jawa Tengah, membuat hand sanitizer alami dari lidah buaya dan daun kemangi sebagai tugas proyek dari sekolah selama libur mencegah penyebaran covid-19. DOK. TANOTO FOUNDATIONFania Tri Mifayanti, siswa kelas VI SDN 1 Puguh, Kendal, Jawa Tengah, membuat hand sanitizer alami dari lidah buaya dan daun kemangi sebagai tugas proyek dari sekolah selama libur mencegah penyebaran covid-19.

KOMPAS.com – Penghentian sementara proses tatap muka belajar di kelas pascawabah virus corona membuat banyak guru mencari cara mengembangkan pembelajaran kreatif dan inovatif untuk siswa di rumah.

Penugasan berbasis proyek yang dilakukan Haris Tarmidi, guru kelas VI SDN 1 Puguh, Kendal, Jawa Tengah, bisa menjadi contoh praktik baik bagaimana belajar di rumah bisa menantang dan menggugah minat siswa untuk belajar.

“Pada minggu ini siswa membuat masker sederhana dan hand sanitizer atau pembersih tangan dari bahan-bahan alami. Semua alat bahannya wajib menggunakan yang tersedia di sekitar rumah. Jadi siswa tidak perlu keluar rumah,” kata Haris yang juga fasilitator Program Pintar Tanoto Foundation.

Meski tidak dapat dibandingkan dengan hand sanitizer standar medis maupun WHO, setidaknya siswa dapat belajar memahami dan memanfaatkan kearifan lokal sebagai media belajar.

Baca juga: Mendikbud Nadiem: Belajar di Rumah Tidak Mudah, Kita Harus Mencoba

Berikut tahapan dan bahan dalam membuat hand sanitizer sederhana sebagai media belajar di rumah untuk siswa:

Gunakan bahan berbeda

Untuk proyek pembuatan hand sanitizer alami, siswa yang didampingi orangtuanya mencari informasi dari internet. Mereka mencari referensi bahan-bahan alami yang terbukti bisa melindungi kebersihan tangan dari bakteri dan virus.

Beruntungnya, karena tinggal di pedesaan para siswa tidak mengalami kesulitan mendapatkan bahan-bahan alami pembuat hand sanitizer di sekitar rumahnya.

Fania Tri Mifayanti, salah seorang siswa memilih menggunakan lidah buaya dan daun kemangi. Ia dibantu ibunya memetik semua bahan tersebut dari pekarangan rumahnya.

Cara membuatnya, satu buah lidah buaya yang dipisahkan daging dari kulitnya dipotong kecil-kecil dan diblender. Lalu segenggam daun kemangi juga diblender dengan sedikit air sampai halus dan disaring.

“Kedua bahan tersebut dicampur dengan perbandingan yang sama lalu dimasukkan ke dalam botol dan siap digunakan,” jelas Fania.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X