Kompas.com - 16/03/2020, 10:40 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kebudayaan di Jakarta, Rabu (26/2/2020). Dok. KemendikbudMenteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kebudayaan di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

KOMPAS.com - Setelah penghentian sementara kegiatan belajar di sekolah, Mendikbud Nadiem Makarim juga mengimbau pemimpin perguruan tinggi untuk menetapkan penghentian sementara kegiatan akademik seperti perkuliahan secara tatap muka.

Mendikbud memerintahkan perguruan tinggi segera mengambil kebijakan tentang proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa khususnya bagi daerah terkena dampak wabah virus corona.

"Kami mendukung penuh keputusan para Pimpinan perguruan tinggi di wilayah yang positif terdampak Covid-19 untuk mendorong kegiatan perkuliahan dengan pembelajaran daring (dalam jaringan) dari rumah guna menghindari penyebaran virus," ujar Mendikbud di Jakarta, Minggu (15/3/2020) melalui rilis resmi.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Mendikbud Nadiem: Kita Bergerak Bersama...

Keselamatan dan kesehatan yang utama

Mendikbud Nadiem juga menegaskan keselamatan dan kesehatan mahasiswa dan warga kampus harus diutamakan.

"Dengan memanfaatkan teknologi, pembelajaran tetap dapat berjalan," tambah Nadiem.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menyikapi perkembangan terakhir, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) mengimbau perguruan tinggi segera mengambil tindakan cepat dan terukur untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus.

Saat ini, Ditjen Dikti terus melakukan rekapitulasi jumlah perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang mengambil kebijakan perkuliahan dari rumah.

"Sampai saat ini terdapat sekitar 65 perguruan tinggi yang menetapkan kebijakan perkuliahan dari rumah menyikapi persebaran Covid-19 yang telah menjadi wabah di negara kita. Daftar ini akan terus diperbarui dengan laporan dari PTN (perguruan tinggi negeri) atau LLDikti," ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Plt. Dirjen Dikti) Nizam.

Tetap belajar, bukan libur

Menurut Nizam, pembelajaran dari rumah dapat dilakukan secara synchronous melalui penggunaan video conference maupun asynchronous dengan email atau berbagai aplikasi pengirim pesan lainnya.

Materi pembelajaran dapat memanfaatkan berbagai sumber daring yang sudah tersedia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X