Kompetensi 50 Ribu Guru Akan Ditingkatkan lewat Organisasi Penggerak

Kompas.com - 15/03/2020, 12:06 WIB
Program Organisasi Penggerak Kemendikbud Dok. KemendikbudProgram Organisasi Penggerak Kemendikbud

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim, meyakini penerapan Program Organisasi Penggerak (POP) di PAUD, SD, dan SMP akan lebih berdampak luas.

POP diharapkan dapat meningkatkan kompetensi 50.000 guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan di 5.000 PAUD, SD, dan SMP, pada tahun 2020-2022.

"Mereka [ organisasi penggerak] akan kita bantu dengan pendanaan, melalui seleksi yang transparan dan fair untuk mentransformasi siswa atau sekolah menjadi sekolah penggerak," ucap Nadiem, seperti dipaparkan dalam laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud), Sabtu (15/3/2020).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sendiri telah menganggarkan dana sekitar Rp 595 miliar per tahun demi menyokong POP yang menjadi bagian dalam misi Merdeka Belajar Episode 4.

Baca juga: Nadiem: Jadi Relawan Organisasi Penggerak, Mahasiswa Dapat 20 SKS

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Praptono, mengatakan di era sekarang guru dituntut untuk kreatif menciptakan program pembelajaran yang dapat menstimulasi siswa supaya keingintahuan dan semangat belajarnya meningkat.

 

Oleh karena itu, kata Praptono, POP diharapkan mampu mengembangkan kemampuan guru yang juga menjadi salah satu elemen pendukung terciptanya Sekolah Penggerak.

"Yang perlu digagas adalah meningkatkan kemampuan guru dalam memotivasi siswa belajar lebih aktif," tuturnya.

Sejalan dengan itu, pengamat pendidikan Itje Chodijah, berharap Kemendikbud dapat mengontrol keberlangsungan program ini agar tidak hanya berkualitas namun juga tepat sasaran.

Baca juga: Kemendikbud: 3.000 Ormas dan 12.000 Relawan Daftar Organisasi Penggerak

“Kementerian [diharapkan] punya alat untuk memonitor sekolah-sekolah mana saja yang sudah dapat supaya bantuannya diberikan kepada yang kurang,” kata Itje.

Berangkat dari pengalamannya selama 15 tahun bergerak di lapangan, Itje mengatakan sebaiknya proposal yang terpilih adalah yang programnya paling relevan dengan kebutuhan sekolah dan siswa.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X