Info Terbaru, Terkait Corona Jadwal UN 2020 Dipastikan Sesuai Jadwal

Kompas.com - 13/03/2020, 15:48 WIB
Siswa sekolah menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki lingkungan sekolah di Jakarta Nanyang School, Tangerang, Banten, Rabu (4/3/2020). Pemeriksaan kondisi suhu tubuh di sekolah tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus menular dan siswa yang melibihi suhu lebih dari 37 derajat akan dipulangkan. ANTARA FOTO/FAUZANSiswa sekolah menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki lingkungan sekolah di Jakarta Nanyang School, Tangerang, Banten, Rabu (4/3/2020). Pemeriksaan kondisi suhu tubuh di sekolah tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus menular dan siswa yang melibihi suhu lebih dari 37 derajat akan dipulangkan.

KOMPAS.com - Kemendikbud memastikan jadwal Ujian Nasional atau UN 2020 akan tetap dilaksanakan sesuai rencana dengan catatan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang tertuang dalam Surat Edaran Kemendibud Nomor 3 tahun 2020.

"Pelaksanaan UN 2020 tetap dilaksanakan sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," tegas Plt. Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Perbukuan, Totok Suprayitno  kepada media di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Rabu (11/03/2020).

Totok menambahkan protokol kesehatan di antaranya yaitu selama penyelenggaraan ujian warga sekolah dapat menghindari kontak fisik langsung seperti bersalaman dan cium tangan selama dan sesudah ujian.

Tidak pinjam alat tulis 

 

Totok mengimbau kepada peserta UN untuk tidak saling meminjam alat tulis atau peralatan lain.

Baca juga: Jelang UN 2020, Ini 5 Perbedaan Ujian Nasional 2019 dan 2020

 

Ia juga mengingatkan siswa peserta UN untuk selalu menjaga pola hidup sehat dengan rajin mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan lain berbasis anti kuman sebelum dan sesudah ujian.

‘’Saya berharap juga agar peserta ujian tidak memaksakan hadir di sekolah bagi yang memiliki keluhan sakit dengan gejala demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak napas, dan dapat menggantinya pada waktu yang lain,” imbau Totok.

Pihak sekolah juga diimbau memastikan ketersediaan alat pembersih sekali pakai di depan ruang ujian, serta membersihkan ruang ujian sebelum dan sesudah digunakan untuk setiap sesi UN.

“Pembersihan dilakukan menggunakan disinfektan untuk seluruh lokasi yang digunakan oleh peserta UN, seperti handel pintu, saklar lampu, komputer, papan tik (keyboard), mouse, kursi, meja, dan alat tulis,’’ tutur Totok.

Totok menegaskan, jika ditemukan siswa, guru atau tenaga kependidikan yang mengalami gejala infeksi Covid-19, kepala sekolah ditugaskan untuk segera meminta yang bersangkutan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X