Kompas.com - 13/03/2020, 08:02 WIB
Pelajar menunggu bisa diaksesnya server Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/4/2018). Sebanyak 46 komputer peserta UNBK di tempat itu tidak dapat mengakses server sejak pukul 07.30 WIB sampai 08.45 WIB. ANTARA FOTO/DIDIK SUHARTONOPelajar menunggu bisa diaksesnya server Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/4/2018). Sebanyak 46 komputer peserta UNBK di tempat itu tidak dapat mengakses server sejak pukul 07.30 WIB sampai 08.45 WIB.

KOMPAS.com - Dalam acara Bincang Sore Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memaparkan sejumlah hal terkait periapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2020 yang akan berlangsung beberapa hari ke depan.

Terkait UN 2020, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi kembali memaparkan sejumlah perubahan dalam POS UN 2020 bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Perlu kami sampaikan apa hal-hal yang baru yang ada di dalam POS Ujian Nasional tahun 2020 yang berbeda dengan tahun sebelumnya," tutur Bambang di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Baca juga: Jelang UN 2020, Ini 8 Protokol Kemendikbud Antisipasi Virus Corona

1. Jadwal pelaksanaan UN

Ujian nasional di tahun 2020 dilaksanakan 10 hari lebih awal bila dibandingkan dengan tahun lalu.

"Tahun lalu UN SMK dimulai pada 26 Maret, sekarang akan kita mulai 16 Maret sampai 19 Maret, nanti diikuti UN SMA, SMP, Paket C, Paket B," papar Bambang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut rangkuman jadwal UNBK melansir dari laman UNBK Kemendikbud:

UNBK SMK: 16 -19 Maret 2020
UNBK SMA/MA: 30 Maret - 2 April 2020
UNBK SMP/MTs: 20 - 23 April 2020

2. Istilah ujian perbaikan

Selain perubahan jadwal, hal lain yang berbeda di UN 2020 dari tahun sebelumnya ialah adanya penggantian istilah UN Perbaikan menjadi UN Ulangan.

Baca juga: Jumlah Soal dan Alokasi Waktu UN 2020 untuk SMA Peminatan IPA

3. Siswa SMP sederajat bisa ikut UN Ulangan

Tak hanya terjadi perubahan istilah dari UN Perbaikan menjadi UN Ulangan. Namun perubahan juga diikuti dengan cakupan peserta.

UN Ulangan yang tahun sebelumnya hanya bisa diikuti oleh siswa SMA/SMK/sederajat kini juga dapat diikuti oleh siswa SMP/MTs/sederajat. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.