Sekolah dan Kampus Wajib Sediakan Masker untuk Siswa dan Mahasiswa yang Batuk dan Pilek

Kompas.com - 10/03/2020, 14:37 WIB
Suasana SD Yaspen Karakter Bangsa, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020) berjalan seperti biasa pasca-diumumkan dua warga Depok terjangkit virus corona. Siswa-siswa terlihat antusias melaksanakan kegiatan belajar mengajar. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSuasana SD Yaspen Karakter Bangsa, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020) berjalan seperti biasa pasca-diumumkan dua warga Depok terjangkit virus corona. Siswa-siswa terlihat antusias melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud), Nadiem Makarim telah menginstruksikan sejumlah langkah kepada kepala dinas pendidikan di daerah dan pemimpin perguruan tinggi melalui Surat Edaran Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Virus Corona pada satuan pendidikan.

Salah satunya memberikan pedoman tentang masker di satuan pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi. Pedoman tentang masker tertuang lampiran surat edaran tentang pedoman pencegahan virus Covid-19 berdasarkan tingkat risiko penyebaran sedang.

Pedoman tersebut terbagi ke dalam tiga tingkat risiko yaitu rendah, sedang, dan tinggi.

Tingkat rendah adalah tidak ada anggota masyarakat di wilayah kabupaten/kota yang terjangkit virus corona.

Baca juga: 5 Pedoman jika Ada Positif Virus Corona di Lingkungan Sekolah dan Perguruan Tinggi

Tingkat sedang adalah ada beberapa anggota masyarakat di wilayah kabupaten/kota yang diduga terjangkit virus corona). Tingkat tinggi adalah ada anggota masyarakat terkonfirmasi atau positif terjangkit corona di lingkungannya.

Berikut pedoman pencegahan virus Covid-19 berdasarkan tingkat risiko penyebaran sedang.

  1. Satuan Pendidikan hendaknya melaporkan kepada  dinas pendidikan, dinas kesehatan, dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) terhadap gejala-gejala adanya warga satuan pendidikan yang terjangkit virus
  2. Satuan pendidikan harus menyediakan masker untuk warganya yang batuk atau pilek saja. Kemudian diminta untuk pulang dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Warga satuan pendidikan tersebut harus istirahat sampai sembuh
  3. Warga satuan pendidikan yang sehat tidak memerlukan masker
  4. Satuan pendidikan yang berlokasi di daerah perbatasan atau di sekitar bandara/pelabuhan disarankan untuk menyediakan masker dan desinfektan

Adapun penggunaan masker pun maksimal digunakan sekitar 4-8 jam. Sebelum mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun atau air berbasis alkohol. Tutupi mulut dan hidung dengan masker dan pastikan tidak ada celah antara wajah dan masker.

Hindari menyentuh masker saat menggunakannya. Jika melakukannya, bersihkan tangan dengan alkohol atau sabun dan air. Ganti masker dengan yang baru segera setelah lembab dan jangan gunakan kembali masker sekali pakai.

Untuk membuang masker, lepaskan dari belakang (jangan menyentuh bagian depan masker. Segera buang di tempat sampah tertutup. Lalu, cuci tangan dengan alkohol atau sabun dan air.

Pasien yang terjangkit virus corona atau Covid-19 di Indonesia sudah berjumlah 19 orang. Hal itu diungkapkan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, mengungkapkan adanya penambahan pasien yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19.

Yurianto mengatakan, saat ini terdapat 13 pasien baru. Dengan demikian, terdapat 19 pasien yang dinyatakan positif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X