Kompas.com - 06/03/2020, 18:27 WIB
Alzheimer Alzheimer

KOMPAS.com - Unika Atma Jaya bekerja sama dengan Yayasan Alzheimer’s Indonesia (ALZI) melakukan program untuk meningkatkan kesadaran anak muda akan risiko demensia yang disebabkan oleh gaya hidup sejak muda melalui kampanye ELPHIE (Elevate, Love, Passion, Humanity, Inclusivity, Engage) Youth.

Kepedulian generasi muda akan demensia dan Alzheimer ini diharapkan dapat membangun Indonesia menjadi negara ramah demensia dan ramah lansia.

Kampanye ini diluncurkan bersamaan dengan Diskusi Publik: Stop Pikun di Usia Muda, bekerjasama dengan Unika Atma Jaya (UAJ). Diskusi publik ini juga merupakan bagian dari rangkaian peristiwa Unika Atma Jaya merayakan 60 tahun usia Atma Jaya (Lustrum XII).

Penyakit Alzheimer - salah satu jenis demensia - yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku, dianggap hanya dialami oleh orang tua paruh baya.

Baca juga: Siapkan Banyak Pilihan Magang, Atma Jaya Wujudkan Kampus Merdeka

Namun, berdasarkan riset yang dikeluarkan oleh The Alzheimer’s Society pada 2014, terdapat sekitar 42.000 penduduk usia produktif di Inggris terkena Early Onset Dementia (EOD), tanda-tanda demensia.

Jumlah Orang Dengan Demensia (ODD) di Indonesia pun diprediksi akan mencapai 2 juta orang pada tahun 2030, meningkat sekitar 67% dibanding tahun 2016. Faktor genetik dan gaya hidup tidak sehat umumnya menjadi penyebab utama.

Pikiran negatif seperti galau yang berkepanjangan, berpikir negatif, stress dan depresi yang dibiarkan dalam waktu yang lama juga membuat resiko demensia semakin besar.

“Generasi muda berperan penting dalam peningkatan kualitas hidup ODD, lansia dan diri sendiri. Dengan ajakan yang kami lakukan melalui kampanye ELPHIE Youth, kami harapkan generasi muda tergerak untuk meningkatkan kualitas hidup diri sendiri dengan menjaga kesehatan fisik dan mental sehingga bisa berperan aktif berkontribusi berbagai keahliannya untuk menciptakan lingkungan ramah demensia dan ramah lansia di Indonesia,” ujar Direktur Regional Alzheimer Asia Pasifik dan Founder Alzheimer’s Indonesia, DY Suharya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.