Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkembangan AI, antara Membantu atau Mengganti Pekerjaan Manusia

Kompas.com - 11/06/2024, 16:24 WIB
Rosy Dewi Arianti Saptoyo,
Bayu Galih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dikhawatirkan mengancam ketersediaan lapangan kerja.

Sudah muncul kekhawatiran dari sejumlah pihak bahwa AI akan menggantikan pekerjaan-pekerjaan manusia di masa depan.

Berdasarkan survei Forbes Advisor pada 2023, sebanyak 77 persen dari 2.000 pekerja di Amerika Serikat (AS) khawatir AI akan menyebabkan hilangnya pekerjaan dalam setahun ke depan.

Mereka khawatir mereka bahwa AI dapat mengakibatkan hilangnya lapangan pekerjaan dalam waktu dekat.

Studi lain dilakukan oleh McKinsey Global Institute yang mengkaji bahwa AI dapat menggantikan 400 juta pekerja di seluruh dunia.

Laporan McKinsey memperkirakan, antara 2016 sampai 2030, kemajuan AI dapat memengaruhi sekitar 15 persen tenaga kerja global.

Lantas, sampai manakah batas pemanfaatan AI? Apakah AI benar-benar dapat menggantikan pekerjaan manusia sepenuhnya?

Dosen Komunikasi Universitas Indonesia, Firman Kurniawan mengatakan bahwa pengembangan AI idealnya untuk membantu kerja manusia, bukan menggantikan manusia.

"Cuma itu sepertinya sebuah harapan yang tidak mungkin diwujudkan, ketika investor atau orang yang ahli teknologi mengembangkan sesuatu itu kan sampai sejauh apa sih teknologi ini bisa dikembangkan," kata Firman kepada Kompas.com, Senin (10/6/2024).

AI mestinya membantu, bukan menggantikan

AI generatif mengandalkan rumus matematika untuk memproses dan mengidentifikasi pola data dalam jumlah besar guna mengubah perintah pengguna menjadi teks, gambar, video, atau audio.

Namun, kecerdasan manusia jauh melampaui AI yang dapat bekerja melalui pengenalan pola data.

Sehingga secara sederhana, AI tidak dapat begitu saja mengganti pekerjaan manusia.

Permasalahannya, menurut Firman, perkembangan teknologi cenderung membuat manusia semakin malas dan terlalu bergantung.

"Kemudian teknologi dipakai untuk orang menjadi malas. Artificial intelligence akhirnya membuat kita enggak mau pakai kemampuan dan ketika itu ditantang, para pengembangnya bisa menyediakan yang lebih canggih dari itu," ujarnya.

Pada akhirnya, manusia menempatkan teknologi sebagai pelaku dan bukan sebagai pembantu.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pentingnya Konteks dalam Mengidentifikasi Konten AI

Pentingnya Konteks dalam Mengidentifikasi Konten AI

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Kecelakaan di Yunani pada 2014, bukan Tabrakan Beruntun di Puncak

[KLARIFIKASI] Foto Kecelakaan di Yunani pada 2014, bukan Tabrakan Beruntun di Puncak

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Kematian 'Fat Cat' Ditetapkan sebagai Hari Lelaki Setia Sedunia

[HOAKS] Kematian "Fat Cat" Ditetapkan sebagai Hari Lelaki Setia Sedunia

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Berita Kedatangan Transmigran pada 2021, Aceh Bukan Daerah Termiskin

[KLARIFIKASI] Berita Kedatangan Transmigran pada 2021, Aceh Bukan Daerah Termiskin

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Karni Ilyas Promosikan Obat Nyeri Sendi

[HOAKS] Video Karni Ilyas Promosikan Obat Nyeri Sendi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Mundur dari Kabinet

[HOAKS] Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Mundur dari Kabinet

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Gurita Raksasa Terdampar di Bali, Foto Hasil Manipulasi AI

INFOGRAFIK: Hoaks Gurita Raksasa Terdampar di Bali, Foto Hasil Manipulasi AI

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di PBB Sudah Ada Sejak 2015, Bukan 2024

INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di PBB Sudah Ada Sejak 2015, Bukan 2024

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Prabowo Bagikan Uang Puluhan Juta Rupiah melalui WhatsApp

[HOAKS] Prabowo Bagikan Uang Puluhan Juta Rupiah melalui WhatsApp

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza di Bawah Mandat PBB

[KLARIFIKASI] Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza di Bawah Mandat PBB

Hoaks atau Fakta
Fakta Seputar Resolusi Gencatan Senjata Israel-Palestina yang Disetujui Dewan Keamanan PBB

Fakta Seputar Resolusi Gencatan Senjata Israel-Palestina yang Disetujui Dewan Keamanan PBB

Data dan Fakta
[HOAKS] Swedia Gelar Kompetisi Seks sebagai Cabang Olahraga

[HOAKS] Swedia Gelar Kompetisi Seks sebagai Cabang Olahraga

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ronaldo Bentangkan Bendera Portugal, Bukan Palestina

[KLARIFIKASI] Foto Ronaldo Bentangkan Bendera Portugal, Bukan Palestina

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Kabar Tom Holland Akan Perankan Daigo Dojima Belum Terbukti

[KLARIFIKASI] Kabar Tom Holland Akan Perankan Daigo Dojima Belum Terbukti

Hoaks atau Fakta
Perkembangan AI, antara Membantu atau Mengganti Pekerjaan Manusia

Perkembangan AI, antara Membantu atau Mengganti Pekerjaan Manusia

Data dan Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com