Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KLARIFIKASI] Tidak Benar Aktor Chris Evans Menandatangani Bom

Kompas.com - 10/06/2024, 18:40 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Beredar foto dengan narasi soal aktor pemeran Captain America, Chris Evans, sedang menandatangani bom dan dikaitkan dengan konflik Israel-Palestina.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto itu dibagikan dengan narasi keliru.

Narasi yang beredar

Foto dengan narasi soal Chris Evans menandatangani bom terkait konflik Israel-Palestina dibagikan akun X (Twitter) ini, pada 4 Maret 2024 dan akun TikTok ini pada 1 Juni.

Berikut narasi yang dibagikan di X:

CHRIS EVANS SIGNS A BOMB THAT WILL KILL BABIES HE HAD TO WRITE “SINCERELY YOURS” or "DEATH KISS from CAPTAIN AMERICA" IN FICTION HE SAVES THE WORLD IN HIS TIGHTS IN REALITY HE BOMBARDS THE WORLD OF BABIES.

(CHRIS EVANS MENANDATANGANI BOM YANG AKAN MEMBUNUH BAYI-BAYI SEHARUSNYA IA MENULIS "DENGAN TULUS" atau “KECUPAN KEMATIAN" DARI CAPTAIN AMERIKA" DALAM FIKSI DIA MENYELAMATKAN DUNIA DALAM KENYATAAN DIA MENGEBOM BAYI-BAYI).

Sementara di TikTok, foto itu dibagikan dengan narasi sebagai berikut:

Chris Evans aka Captain America. While you sign petitions he signs bombs.

(Chris Evans atau dikenal juga sebagai Captain America. Ketika kalian menandatangani petisi dia menandatangani bom).

Klarifikasi, foto Chris Evans menandatangani replika peluru artileri pada 2016 dibagikan dengan konteks keliruScreenshot Klarifikasi, foto Chris Evans menandatangani replika peluru artileri pada 2016 dibagikan dengan konteks keliru

Penelusuran Kompas.com

Dilansir The Independent, pada 31 Mei 2024, Chris Evans angkat bicara terkait foto itu melalui unggahan Story di akun Instagram-nya, @chrisevans (terverifikasi).

Dalam Story yang kini telah dihapus, Evans mengatakan, foto tersebut dibagikan dengan narasi keliru. Berikut klarifikasi yang dibagikan oleh Evans:

"Foto ini diambil saat tur USO pada tahun 2016. Saya berangkat dengan sekelompok aktor, atlet dan musisi untuk menunjukkan penghargaan kepada anggota milier kita. Objek yang saya tandatangani bukanlah bom, atau rudal, atau senjata apa pun."

Dikutip dari USA Today, 7 Juni 2024, foto Evans menandatangani objek mirip bom itu diambil pada 5 Desember 2016, di Pangkalan Udara Incirlik, Turki.

Pangkalan udara tersebut merupakan pusat komando militer AS selama operasi melawan organisasi Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.

Layanan Distribusi Informasi Visual Departemen Pertahanan Amerika Serikat membubuhkan keterangan pada foto bahwa Evans dan beberapa selebritas lain bertemu anggota militer yang sedang bertugas, sebagai bagian dari tur liburan yang disponsori USO.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pentingnya Konteks dalam Mengidentifikasi Konten AI

Pentingnya Konteks dalam Mengidentifikasi Konten AI

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Kecelakaan di Yunani pada 2014, bukan Tabrakan Beruntun di Puncak

[KLARIFIKASI] Foto Kecelakaan di Yunani pada 2014, bukan Tabrakan Beruntun di Puncak

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Kematian 'Fat Cat' Ditetapkan sebagai Hari Lelaki Setia Sedunia

[HOAKS] Kematian "Fat Cat" Ditetapkan sebagai Hari Lelaki Setia Sedunia

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Berita Kedatangan Transmigran pada 2021, Aceh Bukan Daerah Termiskin

[KLARIFIKASI] Berita Kedatangan Transmigran pada 2021, Aceh Bukan Daerah Termiskin

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Karni Ilyas Promosikan Obat Nyeri Sendi

[HOAKS] Video Karni Ilyas Promosikan Obat Nyeri Sendi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Mundur dari Kabinet

[HOAKS] Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Mundur dari Kabinet

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Gurita Raksasa Terdampar di Bali, Foto Hasil Manipulasi AI

INFOGRAFIK: Hoaks Gurita Raksasa Terdampar di Bali, Foto Hasil Manipulasi AI

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di PBB Sudah Ada Sejak 2015, Bukan 2024

INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di PBB Sudah Ada Sejak 2015, Bukan 2024

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Prabowo Bagikan Uang Puluhan Juta Rupiah melalui WhatsApp

[HOAKS] Prabowo Bagikan Uang Puluhan Juta Rupiah melalui WhatsApp

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza di Bawah Mandat PBB

[KLARIFIKASI] Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza di Bawah Mandat PBB

Hoaks atau Fakta
Fakta Seputar Resolusi Gencatan Senjata Israel-Palestina yang Disetujui Dewan Keamanan PBB

Fakta Seputar Resolusi Gencatan Senjata Israel-Palestina yang Disetujui Dewan Keamanan PBB

Data dan Fakta
[HOAKS] Swedia Gelar Kompetisi Seks sebagai Cabang Olahraga

[HOAKS] Swedia Gelar Kompetisi Seks sebagai Cabang Olahraga

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ronaldo Bentangkan Bendera Portugal, Bukan Palestina

[KLARIFIKASI] Foto Ronaldo Bentangkan Bendera Portugal, Bukan Palestina

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Kabar Tom Holland Akan Perankan Daigo Dojima Belum Terbukti

[KLARIFIKASI] Kabar Tom Holland Akan Perankan Daigo Dojima Belum Terbukti

Hoaks atau Fakta
Perkembangan AI, antara Membantu atau Mengganti Pekerjaan Manusia

Perkembangan AI, antara Membantu atau Mengganti Pekerjaan Manusia

Data dan Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com