Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Imbauan Mewaspadai Aksi Balas Dendam Komplotan Begal di Sumut

Kompas.com - 29/05/2024, 19:07 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar unggahan berisi imbauan kepada masyarakat di Sumatera Utara untuk mewaspadai aksi kekerasan dari komplotan begal dan geng motor.

Imbauan mengatasnamakan kepolisian itu menyebutkan, komplotan begal dan geng motor berniat membalas dendam karena banyak rekan mereka yang ditangkap.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, Kepolisian Daerah (Polda) Sumut tidak mengeluarkan imbauan tersebut. Narasi itu merupakan hoaks lama yang kembali beredar.

Narasi yang beredar

Imbauan agar masyarakat Sumut mewaspadai aksi kekerasan komplotan begal dan geng motor dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini pada Mei 2024.

Berikut kutipan narasi yang dibagikan:

Hati2 utk Wilayah seluruh negara indonesia, khususnya daerah Sumatera-Utara (kota Medan dan sekitarnya).

Pihak kepolisian akan melakukan Razia besar2an di semua titik. Razia dilakukn Gabungan mulai dr Mabes, Polda hingga Polres.

Karena banyak kerabat para Pembegal atau Genk motor yang akan membalas dendam dikarenakan rekan2 mereka banyak yg tertangkap & ada juga yang dibakar.

Mereka berkata: "bahwasannya kami para pembegal motor akan membalas dendam atas perlakuan masyarakat yang main bakar terhadap angota kami, bahkan akan lebih kejam & brutal di jalanan".

Hoaks, imbauan palsu mengatasnamakan kepolisian kepada masyarakat Sumatera UtaraScreenshot Hoaks, imbauan palsu mengatasnamakan kepolisian kepada masyarakat Sumatera Utara

Penelusuran Kompas.com

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, imbauan tersebut bukan berasal dari kepolisian.

Menurut Hadi, narasi tersebut adalah informasi menyesatkan yang disebarkan untuk menakut-nakuti dan membuat resah masyarakat.

"Cara-cara menakuti dan membuat resah itu adalah cara yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," kata Hadi, kepada Kompas.com, Rabu (29/5/2024).

Hadi menambahkan, Kota Medan dan Provinsi Sumut terpantau dalam kondisi aman dan tidak ada gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Sementara itu, narasi serupa ditemukan pernah beredar pada 2020 dan dinyatakan sebagai hoaks oleh Polda Metro Jaya Jakarta.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, imbauan agar masyarakat Sumut mewaspadai aksi kekerasan komplotan begal dan geng motor adalah hoaks.

Imbauan tersebut bukan berasal dari Polda Sumut dan merupakan hoaks lama yang pernah beredar pada 2020.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

CEK FAKTA: Benarkah Indonesia Telah Melampaui Target Penurunan Emisi Karbon?

CEK FAKTA: Benarkah Indonesia Telah Melampaui Target Penurunan Emisi Karbon?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Teatrikal Seniman Polandia Kritik Israel, Bukan Mengolok-olok Korban

[KLARIFIKASI] Video Teatrikal Seniman Polandia Kritik Israel, Bukan Mengolok-olok Korban

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Rumah Lansia Palestina Dirampas Warga Israel, tetapi Asal Perampas Tidak Diketahui

[KLARIFIKASI] Rumah Lansia Palestina Dirampas Warga Israel, tetapi Asal Perampas Tidak Diketahui

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Warga Palestina Menyiksa Keledai yang Dicat Bendera Israel

[HOAKS] Warga Palestina Menyiksa Keledai yang Dicat Bendera Israel

Hoaks atau Fakta
Istri Noam Chomsky Bantah Kabar Kematian Sang Linguis Modern

Istri Noam Chomsky Bantah Kabar Kematian Sang Linguis Modern

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Undian Festival Idul Adha 2024 dari BRI

[HOAKS] Undian Festival Idul Adha 2024 dari BRI

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks Kylian Mbappe Promosikan Situs Judi, Simak Bantahannya

[VIDEO] Hoaks Kylian Mbappe Promosikan Situs Judi, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Polemik AI, Membantu atau Menggantikan Pekerjaan Manusia?

INFOGRAFIK: Polemik AI, Membantu atau Menggantikan Pekerjaan Manusia?

Data dan Fakta
Kemenag Bantah Akad Nikah Hanya Bisa Digelar pada Hari dan Jam Kerja

Kemenag Bantah Akad Nikah Hanya Bisa Digelar pada Hari dan Jam Kerja

Hoaks atau Fakta
Mengenal Lockheed F-117A Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Mengenal Lockheed F-117A Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Sejarah dan Fakta
Dukungan Che Guevara terhadap Pembebasan Palestina...

Dukungan Che Guevara terhadap Pembebasan Palestina...

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Suporter di Spanyol Dipukuli Polisi karena Dukung Palestina

[HOAKS] Suporter di Spanyol Dipukuli Polisi karena Dukung Palestina

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Harga Beras di Indonesia Lebih Rendah dari Negara Lain?

CEK FAKTA: Benarkah Harga Beras di Indonesia Lebih Rendah dari Negara Lain?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Elpiji 3 Kg Berisi Gas yang Dicairkan, Bukan Air Dingin

[KLARIFIKASI] Elpiji 3 Kg Berisi Gas yang Dicairkan, Bukan Air Dingin

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Angkatan Laut Rusia Gelar Latihan Militer di Lepas Pantai Florida pada Juni 2024

[HOAKS] Angkatan Laut Rusia Gelar Latihan Militer di Lepas Pantai Florida pada Juni 2024

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com