Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KLARIFIKASI] Video Pengibaran Bendera Palestina di Puncak Piramida Mesir Hasil Rekayasa

Kompas.com - 29/05/2024, 09:48 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com- Beredar video yang menampilkan seseorang mengibarkan bendera Palestina di puncak Piramida Mesir.

Namun, setelah ditelusuri video tersebut merupakan hasil manipulasi digital.

Pembuatan video ini kemungkinan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina yang saat ini dalam penjajahan Israel.

Narasi yang beredar

Video yang menampilkan seseorang mengibarkan bendera Palestina di puncak Piramida Mesir muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun TikTok ini.

Akun tersebut membagikan video pada 9 Mei 2024 dengan keterangan:

pengibaran bendera Palestina dibagian paling atas pyramid di Mesir

Tangkapan layar akun TikTok, video yang menampilkan seseorang mengibarkan bendera di puncak Piramida MesirAkun TikTok Tangkapan layar akun TikTok, video yang menampilkan seseorang mengibarkan bendera di puncak Piramida Mesir

Penelusuran Kompas.com

Setelah ditelusuri video tersebut mirip serupa dengan konten akun Instagram milik Mostafa Eldiasty ini yang diunggah pada November 2019.

Dalam video aslinya tidak terdapat seseorang yang mengibarkan bendera Palestina di atas piramida. 

Adapun dalam keterangan di Instagram Eldiasty menggambarkan diri sebagai "Creative Director" dan VFX (efek visual)-3D. Ia sering mengunggah sejumlah video animasi yang ia buat. 

Dikutip dari AFP Direktur Jenderal Situs Arkeologi Dataran Tinggi Giza, Ashraf Mohi, mengatakan bahwa video yang memperlihatkan seseorang mengibarkan bendera Palestina di puncak Piramida Mesir merupakan hasil rekayasa. 

"Itu bukan rekaman asli dan memanjat piramida dilarang menurut undang-undang perlindungan barang antik," kata Ashraf. 

Kesimpulan

Video yang menampilkan seseorang mengibarkan bendera Palestina di puncak Piramida Mesir merupakan hasil manipulasi.

Video tersebut telah diunggah pada tahun 2019 dan tidak ada pengibaran bendera Palestina. 

Direktur Jenderal Situs Arkeologi Dataran Tinggi Giza, Ashraf Mohi, mengatakan, video tersebut adalah hasil rekayasa, sebab pengunjung tidak diizinkan memanjat piramida. 

Adapun pembuatan video dengan menambahkan pengibaran bendera Palestina kemungkinan merupakan ekspresi dukungan terhadap negara itu yang saat ini dalam penjajahan Israel.

Apalagi, Israel melakukan serangan yang menewaskan lebih dari 35.000 orang di Gaza, termasuk perempuan dan anak-anak.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[KLARIFIKASI] Gambar Lumba-Lumba 'Pink' Dibuat dengan AI

[KLARIFIKASI] Gambar Lumba-Lumba "Pink" Dibuat dengan AI

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Tidak Benar YouTube Putar Ulang Iklan jika Pengguna Tak Menatap Layar

INFOGRAFIK: Tidak Benar YouTube Putar Ulang Iklan jika Pengguna Tak Menatap Layar

Hoaks atau Fakta
Apple Tidak Mengumumkan FaceTime Berbayar

Apple Tidak Mengumumkan FaceTime Berbayar

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Pekerja Membangun Piramida di Mesir

[HOAKS] Foto Pekerja Membangun Piramida di Mesir

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Sejarah Pengembangan F-117 Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama

INFOGRAFIK: Sejarah Pengembangan F-117 Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pemain Liverpool Virgil van Dijk Siap Bela Timnas Indonesia

[HOAKS] Pemain Liverpool Virgil van Dijk Siap Bela Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
Gempa yang Mencairkan Relasi Iran dengan Barat...

Gempa yang Mencairkan Relasi Iran dengan Barat...

Sejarah dan Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Kuliah di Eropa Utara Gratis karena Pajak 70 Persen?

CEK FAKTA: Benarkah Kuliah di Eropa Utara Gratis karena Pajak 70 Persen?

Hoaks atau Fakta
Lima Puluh Empat Tahun Lalu, Presiden Soekarno Wafat

Lima Puluh Empat Tahun Lalu, Presiden Soekarno Wafat

Sejarah dan Fakta
Pakar PBB Sebut Pemasok Senjata untuk Israel Berisiko Langgar HAM

Pakar PBB Sebut Pemasok Senjata untuk Israel Berisiko Langgar HAM

Data dan Fakta
[HOAKS] Gebyar Undian Mengatasnamakan Bank Lampung

[HOAKS] Gebyar Undian Mengatasnamakan Bank Lampung

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Informasi Keliru soal Kematian Joe Biden pada 2018

CEK FAKTA: Informasi Keliru soal Kematian Joe Biden pada 2018

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Presiden dan Kapolri Tetapkan 4 Polisi Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

[HOAKS] Presiden dan Kapolri Tetapkan 4 Polisi Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Huruf Y Akan Dihapus dari Alfabet

[HOAKS] Huruf Y Akan Dihapus dari Alfabet

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Manipulasi Foto Zelensky dan Istrinya Berpose dengan Tumpukan Uang

[VIDEO] Manipulasi Foto Zelensky dan Istrinya Berpose dengan Tumpukan Uang

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com