Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kilas Balik Berdirinya Amnesty International dan Sepak Terjangnya...

Kompas.com - 29/05/2024, 08:32 WIB
Jawahir Gustav Rizal,
Bayu Galih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kelahiran organisasi independen yang aktif mengawal hak asasi manusia (HAM), Amnesty International, bermula dari artikel berjudul "The Forgotten Prisoners" atau "Tahanan yang Terlupakan" yang ditulis oleh pengacara Inggris, Peter Benenson.

Artikel itu diterbitkan koran Inggris The London Observer pada 28 Mei 1961 dan mendorong kampanye global "Appeal for Amnesty 1961".

Kampanye dilakukan untuk pembebasan semua orang yang ditahan karena menyampaikan keyakinannya secara damai.

"Buka koran Anda setiap hari dalam seminggu dan Anda akan menemukan laporan dari suatu tempat di dunia tentang seseorang yang dipenjara, disiksa, atau dieksekusi karena pendapat atau agamanya tidak dapat diterima oleh pemerintahnya."

"Pembaca surat kabar merasakan perasaan tidak berdaya yang memuakkan. Namun, jika perasaan jijik ini dapat disatukan dalam tindakan bersama, sesuatu yang efektif dapat dilakukan," demikian paragraf pembuka dari artikel yang ditulis Benenson.

Baca juga: Pentingnya Permintaan Maaf dari Negara atas Pelanggaran HAM Berat

Dilansir History, Benenson terinspirasi untuk menulis seruan tersebut setelah membaca sebuah berita tentang dua mahasiswa di Portugal yang dipenjara setelah bersulang untuk kebebasan di sebuah restoran umum.

Pada saat itu, Portugal dipimpin oleh pemerintahan diktator Antonio de Oliveira Salazar.

Marah karena perlakuan semena-mena terhadap dua mahasiswa itu, Benenson lantas menulis artikel yang menyerukan pembebasan mereka dan mendesak para pembaca The London Observer untuk menulis surat protes kepada pemerintah Portugal.

Artikel Benenson segera dicetak ulang di surat kabar seluruh dunia, dan seruannya mendapatkan ratusan tawaran dukungan.

Pada Juli 1961, delegasi dari Belgia, Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Jerman, Irlandia, dan Swiss bertemu untuk mendiskusikan pembentukan gerakan internasional untuk membela kebebasan berpendapat dan beragama.

Pada tahun berikutnya, gerakan ini secara resmi menjadi Amnesty International.

Baca juga: Amnesty Internasional: 26 Tahun Reformasi Malah Putar Balik

Amnesty International mengambil mandatnya dari Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menyatakan bahwa semua orang memiliki hak-hak dasar yang melampaui batas-batas nasional, budaya, agama, dan ideologi.

Selama puluhan tahun, Amnesty International telah menyoroti pelanggaran HAM di berbagai negara, menyuarakan kebebasan berbicara, kebebasan hati nurani, dan perlindungan terhadap penyiksaan, serta membebaskan tahanan politik.

Organisasi itu mengirimkan pengacara untuk mendampingi Nelson Mandela, pejuang anti-apartheid Afrika Selatan, dalam persidangannya pada 1962.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[KLARIFIKASI] Gambar Lumba-Lumba 'Pink' Dibuat dengan AI

[KLARIFIKASI] Gambar Lumba-Lumba "Pink" Dibuat dengan AI

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Tidak Benar YouTube Putar Ulang Iklan jika Pengguna Tak Menatap Layar

INFOGRAFIK: Tidak Benar YouTube Putar Ulang Iklan jika Pengguna Tak Menatap Layar

Hoaks atau Fakta
Apple Tidak Mengumumkan FaceTime Berbayar

Apple Tidak Mengumumkan FaceTime Berbayar

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Pekerja Membangun Piramida di Mesir

[HOAKS] Foto Pekerja Membangun Piramida di Mesir

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Sejarah Pengembangan F-117 Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama

INFOGRAFIK: Sejarah Pengembangan F-117 Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pemain Liverpool Virgil van Dijk Siap Bela Timnas Indonesia

[HOAKS] Pemain Liverpool Virgil van Dijk Siap Bela Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
Gempa yang Mencairkan Relasi Iran dengan Barat...

Gempa yang Mencairkan Relasi Iran dengan Barat...

Sejarah dan Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Kuliah di Eropa Utara Gratis karena Pajak 70 Persen?

CEK FAKTA: Benarkah Kuliah di Eropa Utara Gratis karena Pajak 70 Persen?

Hoaks atau Fakta
Lima Puluh Empat Tahun Lalu, Presiden Soekarno Wafat

Lima Puluh Empat Tahun Lalu, Presiden Soekarno Wafat

Sejarah dan Fakta
Pakar PBB Sebut Pemasok Senjata untuk Israel Berisiko Langgar HAM

Pakar PBB Sebut Pemasok Senjata untuk Israel Berisiko Langgar HAM

Data dan Fakta
[HOAKS] Gebyar Undian Mengatasnamakan Bank Lampung

[HOAKS] Gebyar Undian Mengatasnamakan Bank Lampung

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Informasi Keliru soal Kematian Joe Biden pada 2018

CEK FAKTA: Informasi Keliru soal Kematian Joe Biden pada 2018

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Presiden dan Kapolri Tetapkan 4 Polisi Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

[HOAKS] Presiden dan Kapolri Tetapkan 4 Polisi Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Huruf Y Akan Dihapus dari Alfabet

[HOAKS] Huruf Y Akan Dihapus dari Alfabet

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Manipulasi Foto Zelensky dan Istrinya Berpose dengan Tumpukan Uang

[VIDEO] Manipulasi Foto Zelensky dan Istrinya Berpose dengan Tumpukan Uang

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com