Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

CEK FAKTA: Benarkah Sebar Bibit Ikan Lele ke Saluran Air Cegah DBD?

Kompas.com - 27/05/2024, 16:20 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Bermacam cara dilakukan pemerintah untuk mengurangi angka penularan demam berdarah dengue (DBD) yang saat ini sedang tinggi.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Aziz menyatakan, menyebarkan bibit ikan lele ke saluran air merupakan cara efektif untuk mencegah DBD.

Sebab, menurut dia, lele akan makan jentik nyamuk yang menjadi penyebab munculnya DBD.

"Jentik adalah makanan alami ikan, yang paling efektif adalah lepaskan sebanyak-banyaknya ikan di saluran air seperti ikan lele yang paling bisa bertahan," ujar Aziz dikutip dari Antara.

"Saya sudah memulai sejak tujuh tahun lalu, apabila di daerah saya ada yang terjangkit DBD, saya beli bibit lele agak besar untuk dilepaskan di semua saluran air dan efektif," kata dia.

Lantas bagaimana faktanya?

Associate Profesor bidang Kesehatan Masyarakat Monash University Indonesia, Henry Surendra menjelaskan, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk merupakan salah satu upaya pencegahan DBD yang direkomendasikan dalam strategi 3M Plus.

Namun, upaya memilihara ikan pemakan jentik nyamuk juga harus dilakukan dengan benar. Caranya, dengan memperhatikan jenis ikan dan lokasi memeliharanya.

"Menurut Kemenkes RI, Ikan-ikan seperti ikan guppy dan ikan mas koki adalah pemakan jentik nyamuk. Memelihara ikan-ikan ini dalam bak-bak air dapat membantu mengontrol populasi nyamuk," ucap Henry. 

Menurut Henry, ia belum menemukan sumber kuat yang menyatakan bahwa ikan lele merupakan jenis pemakan jentik nyamuk yang efektif.

Dalam sebuah artikel, profesor parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Saleha Sungkar menyatakan, memelihara ikan lele di bak mandi bukan cara efektif untuk memberantas jentik nyamuk. 

Sebab, tidak semua ikan suka memakan  jentik atau larva nyamuk. Hanya ikan jenis larvivorous fish yang bisa memakan dan memberantas jentik-jentik nyamuk yang kerap bersarang di bak mandi maupun wadah air lainnya.

Contoh ikan jenis larvivorous fish yakni seperti ikan kepala timah, ikan cupang dan ikan cere. 

Pelepasan nyamuk Wolbachia

Sementara, untuk mencegah wabah DBD, Henry tetap merekomendasikan pemberantasan sarang nyamuk secara komprehensif dengan strategi 3M Plus yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan. Adapun 3M terdiri dari:

  1. Menguras tempat penampungan air
  2. Menutup tempat-tempat penampungan air
  3. Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk yang membawa virus DBD pada manusia.

Sementara poin Plus-nya yakni:

  1. Menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk
  2. Memeriksa tempat-tempat yang digunakan untuk penampungan air
  3. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
  4. Menggunakan obat anti nyamuk
  5. Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi yang ada di rumah
  6. Melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan secara bersama
  7. Meletakkan pakaian yang telah digunakan dalam wadah yang tertutup
  8. Memberikan larvasida pada penampungan air yang susah untuk dikuras
  9. Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar

Di samping itu, Henry mengatakan bahwa pelepasan nyamuk wolbachia juga perlu dipertimbangkan. Karena telah terbukti menurunkan kasus DBD  di Yogyakarta.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Benarkah Palestina Lolos Kualifikasi Piala Dunia untuk Kali Pertama?

Benarkah Palestina Lolos Kualifikasi Piala Dunia untuk Kali Pertama?

Hoaks atau Fakta
Fakta Paus Biru, Mamalia Laut Terbesar yang Terancam Punah

Fakta Paus Biru, Mamalia Laut Terbesar yang Terancam Punah

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Manipulasi Video Paduan Suara Militer Korut Bawakan Lagu Queen

[KLARIFIKASI] Manipulasi Video Paduan Suara Militer Korut Bawakan Lagu Queen

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pedangdut Siti Badriah Meninggal pada 23 Juni 2024

[HOAKS] Pedangdut Siti Badriah Meninggal pada 23 Juni 2024

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Impor Beras Tidak sampai 5 Persen dari Kebutuhan Nasional?

CEK FAKTA: Benarkah Impor Beras Tidak sampai 5 Persen dari Kebutuhan Nasional?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Korban Penembakan oleh KKB di Paniai Bukan Anggota TNI

[KLARIFIKASI] Korban Penembakan oleh KKB di Paniai Bukan Anggota TNI

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Angkatan Laut Rusia di Florida | Undian Idul Adha

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Angkatan Laut Rusia di Florida | Undian Idul Adha

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Konten Paus Biru Terdampar di Pantai

[HOAKS] Konten Paus Biru Terdampar di Pantai

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Cara Hemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

[VIDEO] Beredar Hoaks Cara Hemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Jokowi Klaim Indonesia Lampaui Target Penurunan Emisi Karbon, Cek Faktanya

INFOGRAFIK: Jokowi Klaim Indonesia Lampaui Target Penurunan Emisi Karbon, Cek Faktanya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Kesehatan Beredar Masif di Medsos, Simak Tips agar Tidak Tertipu

INFOGRAFIK: Hoaks Kesehatan Beredar Masif di Medsos, Simak Tips agar Tidak Tertipu

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Gambar Lumba-Lumba 'Pink' Dibuat dengan AI

[KLARIFIKASI] Gambar Lumba-Lumba "Pink" Dibuat dengan AI

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Tidak Benar YouTube Putar Ulang Iklan jika Pengguna Tak Menatap Layar

INFOGRAFIK: Tidak Benar YouTube Putar Ulang Iklan jika Pengguna Tak Menatap Layar

Hoaks atau Fakta
Apple Tidak Mengumumkan FaceTime Berbayar

Apple Tidak Mengumumkan FaceTime Berbayar

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Pekerja Membangun Piramida di Mesir

[HOAKS] Foto Pekerja Membangun Piramida di Mesir

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com