Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kematian Empat Mahasiswa AS Penentang Perang Vietnam pada 1970

Kompas.com - 04/05/2024, 15:03 WIB
Jawahir Gustav Rizal,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penembakan terhadap mahasiswa Kent State University pada 4 Mei 1970 menjadi sejarah kelam demokrasi di Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari situs Kent State University, empat mahasiswa tewas dan sembilan lainnya terluka dalam unjuk rasa menentang Perang Vietnam.

Unjuk rasa bermula dari keputusan AS menginvasi Kamboja dan meluas ke Vietnam.

Pada 30 April 1970, Presiden Richard Nixon mengumumkan, invasi ke Kamboja bertujuan menghancurkan pasukan Viet Cong.

Keeseokan harinya, berbagai kampus di Amerika Serikat menggelar aksi unjuk rasa anti-perang. Di Kent State University, demonstrasi digelar pada siang hari di The Commons.

Area berumput luas di tengah kampus tersebut telah menjadi tempat untuk berbagai jenis demonstrasi.

Pidato-pidato menentang perang dan pemerintahan Nixon disampaikan.

Demonstran juga mengubur salinan Konstitusi sebagai bentuk kritik karena Kongres tidak pernah mendeklarasikan perang, yang berarti pelanggaran terhadap konstitusi AS.

Unjuk rasa pada hari itu diakhiri dengan ajakan untuk menggelar demonstrasi lanjutan di tempat yang sama pada 4 Mei 1970.

Akan tetapi, kerusuhan meletup di Kent pada sore hari dan berlanjut hingga 3 Mei 1970, atau sehari sebelum mahasiswa berunjuk rasa di The Commons.

Kerusuhan menyebabkan pejabat Kent meminta bantuan dari pemerintah negara bagian, yang kemudian mengirimkan Garda Nasional Ohio untuk mengendalikan situasi.

Pada 3 Mei 1970, hampir 1.000 anggota Garda Nasional Ohio menduduki kampus, membuatnya tampak seperti zona perang militer.

Pada 4 Mei 1970 pagi, pejabat kampus telah menginformasikan kepada mahasiswa bahwa unjuk rasa dilarang.

Akan tetapi, kerumunan massa berkumpul sejak pukul 11.00 dan menjelang siang hari, seluruh area The Commons telah dipenuhi sekitar 3.000 orang.

Aparat keamanan mulai mengumumkan melalui pengeras suara bahwa para demonstran harus membubarkan diri. Namun, pengumuman itu disambut dengan teriakan dan lemparan batu.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran

Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Cara Menghemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

[HOAKS] Cara Menghemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bukti Rekaman CCTV Linda Terlibat Kasus Pembunuhan Vina

[HOAKS] Bukti Rekaman CCTV Linda Terlibat Kasus Pembunuhan Vina

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Konten Satire soal Elon Musk Luncurkan Ponsel Pesaing iPhone

INFOGRAFIK: Konten Satire soal Elon Musk Luncurkan Ponsel Pesaing iPhone

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Artikel FBI Prediksi Sosiopat Berdasarkan Perilaku Pemain Gim

[HOAKS] Artikel FBI Prediksi Sosiopat Berdasarkan Perilaku Pemain Gim

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Manipulasi Foto Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370

INFOGRAFIK: Beredar Manipulasi Foto Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370

Hoaks atau Fakta
Manipulasi Foto Bernada Satire soal Produk Mayones 'Gayo'

Manipulasi Foto Bernada Satire soal Produk Mayones "Gayo"

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Kota Tersembunyi di Balik Tembok Es Antarktika

[HOAKS] Foto Kota Tersembunyi di Balik Tembok Es Antarktika

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pesan Berantai soal Whatsapp Gold dan Video Martinelli

[HOAKS] Pesan Berantai soal Whatsapp Gold dan Video Martinelli

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Iptu Rudiana Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

[HOAKS] Iptu Rudiana Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Erupsi Gunung Ruang, Bukan Anak Krakatau

[KLARIFIKASI] Video Erupsi Gunung Ruang, Bukan Anak Krakatau

Hoaks atau Fakta
Sejarah Kepulauan Falkland yang Diperebutkan Inggris dan Argentina

Sejarah Kepulauan Falkland yang Diperebutkan Inggris dan Argentina

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] PSSI Putuskan Timnas Tidak Akan Ikut Piala AFF

[HOAKS] PSSI Putuskan Timnas Tidak Akan Ikut Piala AFF

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Lingkaran Merah pada Tabung Gas Elpiji 3 Kg Tanda Keamanan, Cek Faktanya

INFOGRAFIK: Hoaks Lingkaran Merah pada Tabung Gas Elpiji 3 Kg Tanda Keamanan, Cek Faktanya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di Milan Bukan Dilakukan Menteri Italia

INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di Milan Bukan Dilakukan Menteri Italia

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com