Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

CEK FAKTA: Ganjar Klaim Pernah Membebaskan Pekerja Migran Bermasalah

Kompas.com - 05/02/2024, 11:07 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengeklaim pernah menyelamatkan pekerja migran korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Arab Saudi, Sudan, dan Kamboja.

Pernyataan itu disampaikan dalam debat kelima Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/2/2024).

"Kami pernah membebaskan beberapa pekerja bermasalah. Baik di Arab Saudi, di Sudan, terus kemudian di Kamboja yang mereka terindikasi TPPO," kata Ganjar.

Bagaimana faktanya?

Terkait pekerja migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi yang pernah diselamatkan Ganjar yakni Satinah. Perempuan asal Semarang tersebut divonis hukuman pancung di Arab Saudi.

Dikutip dari Kompas.com, Ganjar sempat menggalang dana untuk pembebasan Satinah.

Satinah akhirnya berhasil dipulangkan dan kembali ke Indonesia pada 2015.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) di masa pemerintahan Ganjar Pranowo, pernah membantu evakuasi pemulangan puluhan WNI asal Jateng dari Sudan pada Mei 2023.

Pemulangan WNI asal Jateng dari Sudan tersebut terdiri atas tenaga kerja Indonesia (TKI), pelajar dan mahasiswa. Mereka dipulangkan imbas terjadinya perang Sudan.

Adapun kasus yang melibatkan pekerja migran Indonesia (PMI) di Kamboja terjadi pada 2022.

Ganjar pernah membantu proses pembebasan PMI asal Jawa Tengah yang bermasalah di negara itu.

Dilansir Tribunnews, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menindaklanjuti dugaan penyekapan 54 Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja.

Mereka mengalami kekerasan dan diduga menjadi korban TPPO perusahaan investasi palsu di Sihanoukville, Kamboja.

 
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

[HOAKS] Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Yusril Mundur dari Tim Hukum Prabowo-Gibran

[VIDEO] Hoaks! Yusril Mundur dari Tim Hukum Prabowo-Gibran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks soal Semburan Lumpur Gas di IKN

[VIDEO] Beredar Hoaks soal Semburan Lumpur Gas di IKN

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks! Stroke Dapat Dideteksi dengan Menggerakkan Jari Tangan

INFOGRAFIK: Hoaks! Stroke Dapat Dideteksi dengan Menggerakkan Jari Tangan

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks China Akan Pindahkan Warganya ke Indonesia

[VIDEO] Beredar Hoaks China Akan Pindahkan Warganya ke Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gerhana Matahari pada 8 April Terkait Pengaktifan CERN

[HOAKS] Gerhana Matahari pada 8 April Terkait Pengaktifan CERN

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Gedung Miring di Taiwan

INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Gedung Miring di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

[HOAKS] Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Waspadai Hoaks Permintaan Dana Mengatasnamakan OJK

INFOGRAFIK: Waspadai Hoaks Permintaan Dana Mengatasnamakan OJK

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

[HOAKS] Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gerhana Matahari Total Terlihat dari 7 Kota di AS Bernama Niniwe pada 8 April

[HOAKS] Gerhana Matahari Total Terlihat dari 7 Kota di AS Bernama Niniwe pada 8 April

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv

[HOAKS] Video Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com