Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Surat Keterangan "Giveaway" dari Kepolisian

Kompas.com - 31/01/2024, 17:18 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar surat mengatasnamakan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berisi izin atau keterangan mengenai program undian giveaway.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Narasi yang beredar

Surat izin atau keterangan giveaway dari kepolisian ditemukan di akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.

Kelima akun mengunggah format surat yang berbeda-beda, tetapi memuat isi yang sama yakni kepolisian memberikan izin atas program giveaway.

Ada tiga surat yang menggunakan kop Polda Metro Jaya. Dua surat lainnya memakai kop Mabes Polri serta mencatut nama selebritas Raffi Ahmad dan Baim Wong.

"INI SURAT RESMI DARI KEPOLISIAN ADA 5UNIT MOTOR JIKA INGIN MENDAPATKAN KOMEN HADIR LALU INBOX," tulis salah satu pengunggah pada Sabtu (27/1/2024).

Sementara, berikut penggalan salah satu surat yang beredar pada Minggu (28/1/2024):

1. Kami dari kepolisian Polda Metro Jaya Meresmikan Program Undian Hadiah Giveaway Tahap Kedua dan bertanggung jawab atas di selenggarakan Program Undian GIVEAWAY Tahap ke-2

2. Bagi pemenang yang beruntung, akan mendapaatkan Pemberitahuan melalui pesan singkat dari Admin

3. pemenang yang beruntung harus mengikuti Syarat dan Ketentuan oleh Pihak GIVEAWAY Keputusan ini tidak dapat di ganggu gugat

Kami dari Kepolisian Polda Metro Jaya, siap memberikan sanksi atau hukuman seseuai dengan peraturan Hukum yang berlaku, kepada pihak perusahaan Giveaway. bila terjadi Kerugian pada kedua belah pihak (pihak Pemernang ataupun Pihak Persahaan selama Pengurusan Program tersebut

Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Sabtu (27/1/2024), soal surat giveaway dari kepolisian.akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Sabtu (27/1/2024), soal surat giveaway dari kepolisian.

Konfirmasi Kompas.com

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, memastikan bahwa surat tersebut tidak benar.

"Surat tersebut dipastikan tidak benar. Surat memakai kop Polda Metro Jaya tetapi di bawahnya memakai tanda tangan dari pihak Mabes," kata Ade, saat dihubungi, Rabu (31/1/2024).

Surat lain yang mencantumkan nama Baim Wong juga bukan surat asli. Dilansir Kompas.com, Baim Wong telah melaporkan penipuan giveaway di media sosial mengatasnamakan dirinya.

Pasalnya, korban diminta sejumlah uang sebagai syarat mendapatkan giveaway.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

Hoaks atau Fakta
Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com