Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KLARIFIKASI] Tidak Ada Piagam Penghargaan MURI untuk Prabowo Terkait Pilpres

Kompas.com - 18/01/2024, 19:19 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

 

KOMPAS.com - Beredar gambar piagam penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Piagam itu diberikan karena Prabowo telah mengikuti pemilihan presiden (pilpres) sebanyak tiga kali dan kalah.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut perlu diluruskan.

Narasi yang beredar

Gambar piagam penghargaan MURI untuk Prabowo disebarkan oleh akun Facabook ini, ini, dan ini.

"Selamat atas prestasinya," tulis salah satu akun pada 25 Desember 2023.

Piagam yang beredar bernomor No.9506/R.MURI/IV/2022 dengan ditandatangani oleh Jaya Suprana.

Tangkapan layar konten satire di sebuah akun Facebook, 25 Desember 2023, berisi gambar piagam penghargaan MURI untuk Prabowo Subianto.akun Facebook Tangkapan layar konten satire di sebuah akun Facebook, 25 Desember 2023, berisi gambar piagam penghargaan MURI untuk Prabowo Subianto.
Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta menelusuri jejak digital gambar piagam penghargaan yang beredar.

Salah satu pencarian di Google mengarahkan ke kumpulan video di TikTok.

Kumpulan video di TikTok terhubung dengan sebuah template di aplikasi pengeditan video CapCut.

Template tersebut memiliki nomor piagam penghargaan, desain, dan tata letak yang sama.

Tangkapan layar CapCut berisi tamplate piagam penghargaan MURI.CapCut Tangkapan layar CapCut berisi tamplate piagam penghargaan MURI.
Berdasarkan informasi di situs resmi MURI, pada 2022 tidak terdapat catatan rekor atas nama Prabowo Subianto.

Gambar yang beredar merupakan bentuk satire kepada calon presiden nomor urut 2 pada Pilpres 2024 itu.

Dilansir Kompas.com, Prabowo pernah menjadi peserta Pilpres 2009, 2014, dan 2019.

Pada 2009, ia maju sebagai cawapres mendampingi Megawati.

Pada 2014 dan 2019, Prabowo menjadi capres mewakili Partai Gerindra. Ia gagal pada tiga kali pencalonan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

Hoaks atau Fakta
Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Rekaman Suara Sri Mulyani Marahi Pegawai Bea Cukai

[HOAKS] Rekaman Suara Sri Mulyani Marahi Pegawai Bea Cukai

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Turbulensi Pesawat ALK, Bukan Singapore Airlines

[KLARIFIKASI] Video Turbulensi Pesawat ALK, Bukan Singapore Airlines

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Donald Trump Pakai Helm dan Seragam Militer

[HOAKS] Foto Donald Trump Pakai Helm dan Seragam Militer

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Korban Serangan Israel di Gaza pada 2014 Dibagikan dengan Konteks Keliru

[KLARIFIKASI] Foto Korban Serangan Israel di Gaza pada 2014 Dibagikan dengan Konteks Keliru

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Muncul Hoaks Warga Rafah Bikin Video Rekayasa Serangan Israel

INFOGRAFIK: Muncul Hoaks Warga Rafah Bikin Video Rekayasa Serangan Israel

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Tidak Benar Gaji ke-13 PNS Akan Dihentikan

INFOGRAFIK: Tidak Benar Gaji ke-13 PNS Akan Dihentikan

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Seorang Ibu di AS Disuntik Mati karena Telantarkan Anaknya

[HOAKS] Seorang Ibu di AS Disuntik Mati karena Telantarkan Anaknya

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com