Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Terbukti Danai Teroris, Jusuf Kalla Dijemput Paksa Aparat

Kompas.com - 03/06/2023, 10:59 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dikabarkan dijemput paksa aparat karena terbukti mendanai teroris di Indonesia.

Namun setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Narasi yang beredar

Narasi soal Jusuf Kalla dijemput paksa aparat karena terbukti mendanai teroris di Indonesia muncul di Facebook, salah satunya dibagikan oleh akun ini.

Akun tersebut membagikan sebuah video berdurasi 8 menit 58 detik pada 1 Juni 2023 dengan judul:

JADI PENDANA T3R0R1S DI INDONESIA, AP4RAT GERAK CEPAT JUSUF KALLA LANGSUNG DI4M4NK4N

Kemudian dalam thumbnail video terdapat gambar Jusuf Kalla memakai baju tahanan berwarna oranye dan tengah turun dari sebuah mobil. Gambar itu diberi keterangan demikian:

TERINDIKASI PAHAM T3ROR1S TIMSUS GERAK CEPAT JEMPUT JK DARI KEDIAMANNYA

Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut bahwa Jusuf Kalla dijemput paksa aparat karena mendanai teroris di IndonesiaAkun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut bahwa Jusuf Kalla dijemput paksa aparat karena mendanai teroris di Indonesia

Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri thumbnail video yang memperlihatkan Jusuf Kalla memakai baju tahanan berwarna oranye dan turun dari sebuah mobil.

Hasilnya, gambar itu identik dengan foto di laman Suara.com ini. Dalam gambar aslinya, pria yang memakai baju tahanan bukan Jusuf Kalla, tetapi terdakwa simpatisan Islamic State of Irak and Syria (ISIS).

Foto itu diambil sebelum sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 21 November 2016.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[HOAKS] Pernyataan Ivan Jaime Siap Bela Timnas Indonesia

[HOAKS] Pernyataan Ivan Jaime Siap Bela Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Benarkah China Melarang Semua Produk iPhone? Cek Faktanya

INFOGRAFIK: Benarkah China Melarang Semua Produk iPhone? Cek Faktanya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Mengenang Debat Capres AS 1960, yang Kali Pertama Disiarkan TV

INFOGRAFIK: Mengenang Debat Capres AS 1960, yang Kali Pertama Disiarkan TV

Sejarah dan Fakta
Manipulasi Foto Ganjar Membersihkan Toilet Umum

Manipulasi Foto Ganjar Membersihkan Toilet Umum

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Menko Polhukam Mahfud MD Mundur dari Kabinet Indonesia Maju

[HOAKS] Menko Polhukam Mahfud MD Mundur dari Kabinet Indonesia Maju

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Kentang Restoran Siap Saji Hasil Rekayasa Genetika?

CEK FAKTA: Benarkah Kentang Restoran Siap Saji Hasil Rekayasa Genetika?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Siswa SMP Korban Perundungan di Cilacap Meninggal

[HOAKS] Siswa SMP Korban Perundungan di Cilacap Meninggal

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Perangkat Elektronik dalam Vaksin Akan Diaktifkan 4 Oktober

[HOAKS] Perangkat Elektronik dalam Vaksin Akan Diaktifkan 4 Oktober

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Surya Paloh Bubarkan Acara Peresmian Cawapres Ganjar

[VIDEO] Hoaks! Surya Paloh Bubarkan Acara Peresmian Cawapres Ganjar

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks PDI-P Jatim Dukung Anies Baswedan, Simak Bantahannya

[VIDEO] Beredar Hoaks PDI-P Jatim Dukung Anies Baswedan, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Kenapa Indonesia Masih Mengimpor Garam?

INFOGRAFIK: Kenapa Indonesia Masih Mengimpor Garam?

Data dan Fakta
INFOGRAFIK: Pemerintah Larang Transaksi di Media Sosial, Termasuk TikTok Shop

INFOGRAFIK: Pemerintah Larang Transaksi di Media Sosial, Termasuk TikTok Shop

Data dan Fakta
Hoaks Menyerang Bakal Capres, dari Konten Manipulasi sampai Narasi Menyesatkan

Hoaks Menyerang Bakal Capres, dari Konten Manipulasi sampai Narasi Menyesatkan

Data dan Fakta
[HOAKS] Kerangka Manusia dengan Tinggi Capai 10 Meter

[HOAKS] Kerangka Manusia dengan Tinggi Capai 10 Meter

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Dua Mobil Dinas Pemprov DKI Hilang Setelah Anies Purnatugas

[HOAKS] Dua Mobil Dinas Pemprov DKI Hilang Setelah Anies Purnatugas

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com