Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KLARIFIKASI] Video Babi Hutan Jinak Disebar dengan Narasi Menyesatkan

Kompas.com - 24/01/2023, 20:30 WIB
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Kabar mengenai babi jadi-jadian atau babi ngepet kembali beredar di media sosial.

Video seekor babi hutan jinak yang dipakaikan pakaian manusia disebar melalui Facebook dan Youtube.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu disebarkan dengan narasi yang menyesatkan.

Narasi yang beredar

Video mengenai babi hutan jinak yang diperlakukan seperti manusia disebarkan oleh akun Facebook ini dan saluran Youtube ini.

Dalam video itu terdengar seseorang menyuruh babi hutan itu menuliskan nama dan alamatnya. Kemudian babi itu dibaringkan di atas selembar alas dan bantal.

Babi tersebut dikurung dalam sebuah kandang berpagar melingkar tanpa atap dan ada stoples berisi uang di tengahnya.

Keterangan yang disertakan di Facebook mirip dengan judul unggahan di Youtube, yakni:

MENGEJUTKAN!! DETIK_DETIK BABSKY BERUBAH MENJADI MANUSIA
TIBA-TIBA BERDIRI DAN LARI

Hoaks video babi hutan mengenakan pakaian berubah jadi manusia, dituduh babi ngepet atau babi jadi-jadianTim Cek Fakta Kompas.com Hoaks video babi hutan mengenakan pakaian berubah jadi manusia, dituduh babi ngepet atau babi jadi-jadian

Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan reverse image search untuk menelusuri sumber video tersebut.

Berdasarkan penelusuran, video itu identik dengan foto pada artikel berita Tribunnews ini dan ini, yang dipublikasikan pada awal September 2020.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

CEK FAKTA: Tidak Benar Penampakan Chicago dari Seberang Danau Jadi Bukti Bumi Datar

CEK FAKTA: Tidak Benar Penampakan Chicago dari Seberang Danau Jadi Bukti Bumi Datar

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredarnya Satire yang Sebut Google Rilis Alat Pelacak G-Spot

INFOGRAFIK: Beredarnya Satire yang Sebut Google Rilis Alat Pelacak G-Spot

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hati-hati, Ada Penipuan APK Mengatasnamakan BPJS Kesehatan

INFOGRAFIK: Hati-hati, Ada Penipuan APK Mengatasnamakan BPJS Kesehatan

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Belum Ada Koalisi PKB-Nasdem-Demokrat-PKS untuk Usung Anies Baswedan

[KLARIFIKASI] Belum Ada Koalisi PKB-Nasdem-Demokrat-PKS untuk Usung Anies Baswedan

Hoaks atau Fakta
Tidak Ada Larangan Kata Mumi di Museum British

Tidak Ada Larangan Kata Mumi di Museum British

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Hakim dan Jaksa Kasus Pembunuhan Brigadir J Ditangkap KPK

[HOAKS] Hakim dan Jaksa Kasus Pembunuhan Brigadir J Ditangkap KPK

Hoaks atau Fakta
Dari Plaza de Mayo ke Seberang Istana, Solidaritas Korban Pelanggaran HAM

Dari Plaza de Mayo ke Seberang Istana, Solidaritas Korban Pelanggaran HAM

Sejarah dan Fakta
Penyebaran Hoaks dan Rendahnya Kemampuan Identifikasi Informasi

Penyebaran Hoaks dan Rendahnya Kemampuan Identifikasi Informasi

Data dan Fakta
Kesadaran soal Pelindungan Data Pribadi Perlu Ditingkatkan

Kesadaran soal Pelindungan Data Pribadi Perlu Ditingkatkan

Data dan Fakta
Bagaimana Perilaku Masyarakat dalam Menggunakan Media Sosial?

Bagaimana Perilaku Masyarakat dalam Menggunakan Media Sosial?

Data dan Fakta
Benarkah PBB Umumkan Omicron XBB Lima Kali Lebih Mematikan?

Benarkah PBB Umumkan Omicron XBB Lima Kali Lebih Mematikan?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Perang Indonesia dan Australia di Wilayah Timur

[HOAKS] Perang Indonesia dan Australia di Wilayah Timur

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Dua Jenderal yang Membekingi Ferdy Sambo Ditangkap

[HOAKS] Dua Jenderal yang Membekingi Ferdy Sambo Ditangkap

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Penculikan Anak di Jawa Barat

[HOAKS] Video Penculikan Anak di Jawa Barat

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Konten Disinformasi Sebut Telur Sebabkan Pembekuan Darah

INFOGRAFIK: Konten Disinformasi Sebut Telur Sebabkan Pembekuan Darah

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.