Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Ayah Brigadir J Bebaskan Bharada E dari Penjara

Kompas.com - 21/01/2023, 10:20 WIB
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah unggahan di media sosial mengeklaim bahwa ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, membebaskan salah satu terdakwa pembunuhan anaknya yakni Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa Samuel menjemput Bharada E ke penjara terkait proses pembebasan.

Namun setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Narasi yang beredar

Narasi yang menyebut bahwa ayah Briagdir J membebaskan Bhrada E dari penjara muncul di Facebook. Salah satunya dibagikan oleh akun ini. Kemungkinan video yang sama atau dengan substansi serupa diunggah oleh akun lain.

Akun tersebut membagikan sebuah video berdurasi 8 menit 16 detik pada 20 Januari 2023 dengan judul :

ALHAMDULILLAH !! AKH1RNYA AYAH BRIG4DIR J, BEB4SKAN BAR4DA E, HARI INI S4MBO K4GET MEL1HAT INI—

Hoaks kasus Bharada ETangkap layar Facebook.com Hoaks kasus Bharada E

Penelusuran Kompas.com

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klip dalam video yang menampilkan sosok ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, tidak terkait dengan narasi pembebasan Bharada E.

Dalam video itu Samuel hanya menyayangkan tuntutan hukuman 12 penjara terhadap Bharada E. Sebab, tuntutan itu lebih berat dibandingkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Potongan klip dalam video itu identik dengan yang ada di YouTube Tribun Jateng ini. Dalam video itu tidak ada informasi bahwa Bharada E dibebaskan oleh Samuel. 

Selain itu, narator dalam video juga diketahui membacakan naskah dalam artikel Tribunnews ini.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenangan Pahit Bobby Charlton Saat Tragedi Munich 1958

Kenangan Pahit Bobby Charlton Saat Tragedi Munich 1958

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Adian Napitupulu Diangkat Jadi Menteri

[HOAKS] Adian Napitupulu Diangkat Jadi Menteri

Hoaks atau Fakta
Mitos dan Fakta Sunat Perempuan

Mitos dan Fakta Sunat Perempuan

Data dan Fakta
CEK FAKTA: Tidak Benar Kelompok Anti-LGBTQ Dilarang Beli Kopi Starbucks

CEK FAKTA: Tidak Benar Kelompok Anti-LGBTQ Dilarang Beli Kopi Starbucks

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gempa Magnitudo 12,7 Guncang Jakarta

[HOAKS] Gempa Magnitudo 12,7 Guncang Jakarta

Hoaks atau Fakta
Mantan Budak di AS Kembali ke Afrika pada 1820, Muncul Negara Baru Liberia

Mantan Budak di AS Kembali ke Afrika pada 1820, Muncul Negara Baru Liberia

Sejarah dan Fakta
CEK FAKTA: Penurunan Suhu Bumi Tak Hapus Fakta soal Pemanasan Global

CEK FAKTA: Penurunan Suhu Bumi Tak Hapus Fakta soal Pemanasan Global

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Penculikan Anak hingga 'Reshuffle'

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Penculikan Anak hingga "Reshuffle"

Hoaks atau Fakta
Tragedi Munich 6 Februari 1958, Memori Kelam Manchester United

Tragedi Munich 6 Februari 1958, Memori Kelam Manchester United

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Sandiaga Abaikan Prabowo dan Bawa Kader Gerindra Dukung Anies Baswedan

[HOAKS] Sandiaga Abaikan Prabowo dan Bawa Kader Gerindra Dukung Anies Baswedan

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Jerman Tidak Nyatakan Perang terhadap Rusia

CEK FAKTA: Jerman Tidak Nyatakan Perang terhadap Rusia

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Salah Konteks Pasukan China Datang ke Indonesia

[KLARIFIKASI] Video Salah Konteks Pasukan China Datang ke Indonesia

Hoaks atau Fakta
Beredar Video Seorang Anak Terbawa Layang-layang di India, Bagaimana Faktanya?

Beredar Video Seorang Anak Terbawa Layang-layang di India, Bagaimana Faktanya?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Jokowi Turun Tangan, Bharada E Hanya Divonis 2 Tahun

[HOAKS] Jokowi Turun Tangan, Bharada E Hanya Divonis 2 Tahun

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Munculnya Hoaks Adolf Hitler Bersalaman dengan Alien

INFOGRAFIK: Munculnya Hoaks Adolf Hitler Bersalaman dengan Alien

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.