Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Jokowi dan KPK Temukan Uang Rp 2,5 Miliar di Rumah Anies Baswedan

Kompas.com - 18/01/2023, 13:39 WIB
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Pengguna media sosial dihebohkan dengan munculnya tudingan adanya dugaan korupsi program bantuan sosial di DKI Jakarta pada 2020 senilai Rp 2,85 triliun.

Dugaan korupsi bansos ini disampaikan oleh seorang pegiat sosial media, Rudi Valenka, melalui sebuah utas di akun Twitter @kurawa pada 9 Januari 2023 siang.

Setelah kabar itu ramai diperbincangkan, di Facebook muncul unggahan yang mengeklaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang sebesar Rp 2,5 miliar.

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa uang itu ditemukan di rumah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Namun setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Narasi yang beredar

Narasi yang mengeklaim bahwa Jokowi dan KPK menemukan uang senilai Rp 2,5 miliar di rumah Anies Baswedan muncul di Facebook. Salah satunya dibagikan oleh akun ini, meski ada kemungkinan beredar video sama atau serupa di akun lain.

Adapun akun tersebut mengunggah video berdurasi 8 menit 48 detik pada 16 Januari 2023 dengan judul:

Terungk4p!! Jok0wi & K-pk T3mukan 2,5 M Diked1aman Sang M4ntan Gub3nur

Dalam video itu beberapa klip menampilkan sosok Jokowi dan Wakil Ketua KPK Nuruf Ghufron. Selain itu, juga ditampilkan klip yang menunjukkan tumpukan sejumlah karung di sebuah gudang.

Dalam video itu narator menjelaskan terkait adanya dugaan korupsi bansos di DKI Jakarta pada 2020.

Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut bahwa Jokowi dan KPK menemukan uang Rp 2,5 miliar di rumah Anies BaswedaAkun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut bahwa Jokowi dan KPK menemukan uang Rp 2,5 miliar di rumah Anies Basweda

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

INFOGRAFIK: Cek Fakta Perlihatkan Jerman Tidak Pernah Nyatakan Perang terhadap Rusia

INFOGRAFIK: Cek Fakta Perlihatkan Jerman Tidak Pernah Nyatakan Perang terhadap Rusia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Dokter Tompi Temukan Obat Papiloma dan Skin Tag yang Susah Dicari

[HOAKS] Dokter Tompi Temukan Obat Papiloma dan Skin Tag yang Susah Dicari

Hoaks atau Fakta
Kenangan Pahit Bobby Charlton Saat Tragedi Munich 1958

Kenangan Pahit Bobby Charlton Saat Tragedi Munich 1958

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Adian Napitupulu Diangkat Jadi Menteri

[HOAKS] Adian Napitupulu Diangkat Jadi Menteri

Hoaks atau Fakta
Mitos dan Fakta Sunat Perempuan

Mitos dan Fakta Sunat Perempuan

Data dan Fakta
CEK FAKTA: Tidak Benar Kelompok Anti-LGBTQ Dilarang Beli Kopi Starbucks

CEK FAKTA: Tidak Benar Kelompok Anti-LGBTQ Dilarang Beli Kopi Starbucks

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gempa Magnitudo 12,7 Guncang Jakarta

[HOAKS] Gempa Magnitudo 12,7 Guncang Jakarta

Hoaks atau Fakta
Mantan Budak di AS Kembali ke Afrika pada 1820, Muncul Negara Baru Liberia

Mantan Budak di AS Kembali ke Afrika pada 1820, Muncul Negara Baru Liberia

Sejarah dan Fakta
CEK FAKTA: Penurunan Suhu Bumi Tak Hapus Fakta soal Pemanasan Global

CEK FAKTA: Penurunan Suhu Bumi Tak Hapus Fakta soal Pemanasan Global

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Penculikan Anak hingga 'Reshuffle'

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Penculikan Anak hingga "Reshuffle"

Hoaks atau Fakta
Tragedi Munich 6 Februari 1958, Memori Kelam Manchester United

Tragedi Munich 6 Februari 1958, Memori Kelam Manchester United

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Sandiaga Abaikan Prabowo dan Bawa Kader Gerindra Dukung Anies Baswedan

[HOAKS] Sandiaga Abaikan Prabowo dan Bawa Kader Gerindra Dukung Anies Baswedan

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Jerman Tidak Nyatakan Perang terhadap Rusia

CEK FAKTA: Jerman Tidak Nyatakan Perang terhadap Rusia

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Salah Konteks Pasukan China Datang ke Indonesia

[KLARIFIKASI] Video Salah Konteks Pasukan China Datang ke Indonesia

Hoaks atau Fakta
Beredar Video Seorang Anak Terbawa Layang-layang di India, Bagaimana Faktanya?

Beredar Video Seorang Anak Terbawa Layang-layang di India, Bagaimana Faktanya?

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.